KPK TURUN TANGAN BONGKAR DUGAAN KASUS KORUPSI PENGADAAN TANAH OLEH PD. SARANA JAYA.

0 telah menandatangani. Mari kita ke 100.


Pada tanggal 23 Maret 2020, BARESKRIM POLRI sudah memanggil Direktur Utama PD Sarana Jaya, Yoory C Pinontoan. Pemanggilan ini berkenan dengan penyelidikan dugaan korupsi di balik pembelian tanah oleh perusahaan BUMD DKI Jakarta PD. Sarana Jaya.

Perkembangan terakhir dugaan kasus korupsi tersebut masih menggantung. Penyelidikan belum dilanjut dikarenakan situasi pandemi virus corona (covid-19). Kasus tersebut menurut kepolisian masih dalam tahap penyelidikan.

Pembelian tanah berbau korupsi tersebut terungkap ke publik dalam surat panggilan dari DITTIPIKOR Bareskrim Polri yang ditujukan kepada sejumlah orang dari PD. Sarana Jaya. Dugaan kasus yang diselidiki Polri adalah Korupsi dan Tindakan Pencucian Uang terkait pembelian aset yang dilakukan PD. Sarana Jaya pad 2018-2020. Dan perlu diketahui, diduga kasus ini ada yang berkaitan dengan proyek rumah DP Rp 0 yang dicanangkan Gubernur Anies Baswedan.

Kami dari BUMD Transperency (Transparansi BUMD) meminta dukungan kepada seluruh warga DKI Jakarta dari segala elemen untuk:

1. Meminta KPK ikut turun tangan dalam penyelidikan dugaan kasus korupsi dan pencucian uang yang dilakukan PD. Sarana Jaya

2. Bareskrim POLRI teruskan penyelidikan dan jangan sampai urusan ini menggantung.

3. Kami dan publik Jakarta menginginkan kasus ini dibuka secra transparan.

4. Dirut PD. Sarana Jaya Yoory c Pinontoan mundur dari Jabatannya selama kasus ini masih diperiksa dan diselidiki.

Berikan dukungan anda untuk DKI Jakarta yang adil, transparan dan tanpa KKN.

Chairul Basyar

Chief BUMD Transperency