TOLAK TAMBANG EMAS DI GAYO

0 telah menandatangani. Mari kita ke 500.


Pertambangan emas di Gayo telah terjadi sejak lama secara turun temurun, namun karena pertambangan dilakukan masih secara tradisional maka tidak banyak pihak luat yang mengetahui informasi tersebut.

Kurun waktu 9 tahun sejak 2010, keberadaan hasil bumi Gayo ini mulai dilirik oleh perusahaan tambang dari dalam negeri yang berafiliasi dengan perusahaan tambang dari luar negeri seperti Canada dan beberapa negara lain yang memang sudah melakukan pertambangan jauh sebelum Indonesia merdeka.

Keberadaan tambang emas di Gayo tentu saja memiliki nilai ekonomi yang sangat tinggi.

Masyarakat di Kecamatan Linge contohnya, sangat menggantungkan diri kepada hasil pertambangan tersebut untuk biaya hidup dan menyekolahkan anak-anak mereka terlepas dari ada atau tidaknya penggunaan bahan-bahan kimia berbahaya dalam proses pertambangan tersebut.

Setelah kami kaji ulang manfaat dan mudharatnya bagi keberlangsungan ekosistem, kami aliansi masyarakat Gayo sepakat untuk menolak keberadaan perusahaan tambang karena tidak akan pernah sesuai dengan nilai-nilai luhur kearifan lokal Gayo serta dalam waktu jangka panjang akan merusak keseimbangan air tanah serta ekosistem setempat yang sama-sama kita ketahui masih termasuk kedalam kawasan ekosistem Louser.

Oleh sebab itu, kami memohon bantuan kepada saudara-saudara kami di seluruh Indonesia untuk menandatangani petisi ini yang diharapkan akan mendapat tanggapan positif serta mendapatkan keadilan yang berimbang demi keberlangsungan warisan alam tanah Gayo.

Terimakasih,

Aliansi Masyarakat Gayo