Petition Closed
Petitioning Humas KPU and 7 others

GUBENUR DKI JAKARTA DR Fauzi Bowo, Faqih Albuqori, Serta yg Merasa. STOP!!!Kampanye Bermuatan SARA


Membaca berita setiap hari, saya merasakan serangan dengan sentimen bermuatan SARA (Suku-Agama-Ras dan Antar Golongan) yang ditiupkan simpatisan Gubernur DKI Jakarta saat ini, Fauzi Bowi pada pesaingnya, terutama kepada calon wakil Gubernur Basuki Tjahaja Purnama yang berlatarbelakang Tionghoa dan non Muslim, kian hari semakin parah. Kabar mengejutkan pertama adalah ketika media memergoki besan Fauzi Bowo, praktisi pendidikan Arief Rachman membagikan selebaran kampanye mendiskreditkan Basuki T Purnama di mesjid (IRONIS bukan?) Jalan Blekok, Rawamangun.
 (sumber berita : http://pilkada.kompas.com/berita/read/2012/07/22/19195434/Bagikan.Atribut.Kampanye.Saat.Tarawih.Termasuk.Pelanggaran )

Setelah itu, hampir setiap hari, saya membaca berita mengenai para ustad/penceramah yang melakukan serangan SARA pada kompetitor Fauzi Bowo dilakukan oleh mereka yang disebut “ustadz” di masjid-masjid. Parahnya, Panwaslu berkelit bahwa serangan yang jelas-jelas bermuatan politik praktis untuk kemenangan Fauzi Bowo tersebut dianggap tidak melanggar aturan pilkada dan terkesan pasrah saja pada daya rusak Kebhinnekaan negeri kita tersebut (sumber berita : http://jakarta.tribunnews.com/2012/07/28/panwaslu-sampaikan-ayat-di-tempat-ibadah-bukan-sara )

Serangan yg belum lama yang paling disesalkan disampaikan oleh seseorang yang disebut Ustad Fahmi Albuqorih. Bertempat di Masjid Al-Mut¬taqin, Ke¬mayoran, Jakarta Pusat, pada Ju¬mat 27 Juli 2012, Fahmi berkata, “Kalau Jakarta dipimpin non-Muslim, maka bisa saja Jakarta seperti Padang, yang dilanda gempa dan banjir bandang seperti saat ini.” Hasutan tersebut tak hanya menampar masyarakat Padang, dan seluruh penduduk Negara Kesatuan Republik Indonesia, namun juga menghina kaum Muslim sendiri karena rumah ibadah kami digunakan menebar hasutan, demi mendapatkan kekuasaan semata. 
( Sumber berita : http://padangekspres.co.id/?news=berita&id=32750 )

Rhoma Irama: Kampanye SARA Dibenarkan

sumber : http://pilkada.kompas.com/berita/read/2012/07/30/09144362/Rhoma.Irama.Kampanye.SARA.Dibenarkan



Melihat wacana diatas Panwaslu blm bisa bersikap fair pada Pilkada DKI 2012, maka saya mengajak SELURUH MASYARAKAT INDONESIA yang merasa perlu untuk BERSIKAP bahwa muatan SARA yang dihembuskan para simpatisan Foke Nara HARUS DIHENTIKAN SECEPATNYA krn tidak ada manfaat yg didapat untuk membangun bangsa, ingat bahwa negara ini multi etnis, keyakinan & budaya. Bagaimana negara ini bisa maju & berkembang jika rakyatnya tercerai berai???

Letter to
Humas KPU
Arief Budiman
Ketua KPU DKI Dahlia Umar
and 5 others
GUBENUR DKI JAKARTA DR Fauzi Bowo serta Faqih Albuqorih
Anggota KPU Pusat Hadar Gumay
Anggota KPU DKI Jamaludin Faisal Hasyim
Gubernur DKI Fauzi Bowo
Fauzi Bowo
Saya baru saja menandatangani petisi berikut ini tertuju kepada: PANWASLU DAN GUBENUR DKI JAKARTA DR Fauzi Bowo serta Faqih Albuqorih.

1. Menghimbau PANWASLU untuk bersikap tegas & KRITIS terhadap gejala gejala yg mengarah pada perpecah belahan rakyat.

2. Mengajak seluruh masyarakat agar bersatu & membantu penghentian penyebaran isu yg mengarah SARA, bahwa pilkada bukan soal agama & ras tp lbh kepada soal perubahan daerah ke arah yg lbh baik, inget Bhineka Tunggal Ika, jauhkan hal2 yg memicu perpecah belahan yg mengarah pd kekacauan sesama umat beragama.

3. Menyadarkan Fokenara bahwa salah satu peran aparatur negara adalah menjaga stabilitas & menjauhkan hal2 yg mengarah pd perpecah belahan rakyat! Seorang pemimpin yg ideal adalah seorang pemimpin yg bisa menjaga & memberikan dukungan positif terhadap rakyatnya meskipun banyak perbedaan etnis, keyakinan & budaya, karena inilah Indonesia yg dibangun dari banyak perbedaan yg ada, itulah Bhineka Tunggal Ika. Hentikan budaya kampanye yg mengarah pada EKSPLOITASI SARA

4. Seharusnya PANWASLU bisa menjadi benteng awal memfilter calon2 pemimpin yg layak & ideal sesuai dgn karakter Negara Indonesia yg ber-Bhineka Tunggal Ika. Indonesia bukan hanya milik satu golongan, tp Indonesia adalah milik semua Rakyat Indonesia tanpa terkecuali! Jika hal2 yg mengarah kepada SARA msh dibiarkan membumi di tanah air, maka kita sebagai warga NKRI akan menjadi warga & negara yg GAGAL.
Gagal memilih pemimpin yg ideal sesuai dgn karakter bangsa & gagal membangun pondasi untuk menjadi negara yg kuat yg di idam idamkan bersama, akhirnya semua kegagalan inipun akan menjadikan Indonesia pada kekacauan & kehancuran.

Indonesia Bukan Islam,Bukan Kristen,Bukan budha,Bukan Hindu,dan Bukan Agama Apapun.
Indonesia adalah Bangsa yang tengah Sekarat.
STOP Perang AGAMA,STOP Perang SUKU,Dan Perang Apapun,JANGAN GUNAKAN SARA Sebagai Alat POLITIK

Satukan Diri,Lawan Para Penindas Dan Penguasa Yang Telah Merampas,Kekayaan & Kesejahteraan Indonesia
Senjata Kita Adalah Kebersamaan,Kemandirian,dan kreatifitas!
Indonesia membutuhkan kesadaranmu


Paraf petisi ini, sekarang!!!SELAMATKAN INDONESIA DARI ISU SARA Yg Bisa Memecah belah KEUTUHAN NKRI

Terima Kasih



Salam,