#TOLAKIBUKOTAPINDAH .BIARKAN KALIMANTAN TETAP MENJADI PARU-PARU DUNIA

0 telah menandatangani. Mari kita ke 100.


Indonesia berada di posisi 8 hutan terbesar di dunia. Indonesia merupakan rumah hutan hujan terluas di ASIA. Hutan Indonesia merupakan rumah hampir dari 30.000 spesies tumbuhan. Hutan indonesia yang juga di andalkan sebagai Paru-paru Dunia akhir-akhir ini mengalami deforestasi yang sangat menyedihkan. Apa itu deforestasi? Deforestasi adalah proses penghilangan hutan alam dengan cara penebangan untuk diambil kayunya atau mengubah peruntukan lahan hutan menjadi non-hutan. Bisa juga disebabkan oleh kebakaran hutan baik yang disengaja atau terjadi secara alami. Dari sekitar 74 juta hektar hutan yang dimiliki Kalimantan, hanya 71% yang tersisa pada 2005. Sementara jumlahnya pada 2015 menyusut menjadi 55%. Jika laju penebangan hutan tidak berubah, Kalimantan diyakini akan kehilangan 6 juta hektar hutan hingga 2020, artinya hanya kurang dari sepertiga luas hutan yang tersisa. Hutan basah Kalimantan yang menjadi habitat alami bagi berbagai jenis satwa adalah yang paling terancam oleh ekspansi perkebunan kelapa sawit, penambangan dan pertanian. Menurut WWF Kalimantan akan kehilangan 10-13 juta hektar hutan antara 2015 hingga 2020. Sumber : https://www.google.com/amp/s/amp.dw.com/id/wwf-kalimantan-bakal-kehilangan-75-persen-hutan-pada-2020/a-39124270

Dan pada saat ini Bapak Presiden kami yang terhormat Bapak Ir. Joko Widodo ingin memindahkan Ibukota Indonesia dari Jakarta ke Kalimantan yang Notabene nya KALIMANTAN adalah PARU PARU DUNIA. Apabila Ibukota negara di pindahkan ke Kalimantan akan mengkibatkan rusaknya hutan dan membuat satwa satwa yang tinggal di hutan tersebut kehilangan tempat tinggalnya. Kutipan dari Suara.com "pemerintah mengungkapkan bahwa mengungkapkan estimasi biaya yang diperlukan untuk pembangunan ibu kota baru seluas 40.000 hektare di luar Pulau Jawa membutuhkan sekitar Rp 466 triliun." Itu baru untuk ASN dan perangkat pemerintahan nya saja, belum lagi untuk pendatang, akan lebih banyak lagi hutan yang akan di rusak untuk tempat tinggal mereka. 

Pemindahan Ibukota bukan hanya berdampak untuk Indonesia saja, DUNIA juga akan merasakan akibatnya apabila IBUKOTA INDONESIA DI PINDAHKAN KE KALIMANTAN, CEGAH SEBELUM TERLAMBAT SELAMATKAN PARU PARU INDONESIA. STOP PERUSAKAN HUTAN, STOP GLOBAL WARMING, STOP PERUSAKAN LINGKUNGAN HIDUP.