Tingkatkan Pendidikan anak Bangsa dengan Memilih Dirjen Vokasi Pertama di Indonesia

0 telah menandatangani. Mari kita ke 1.000.


Indonesia akan mengalami bonus demografi pada 2030-2040. Diprediksi Indonesia akan mengalami masa bonus demografi, yakni jumlah penduduk usia produktif (berusia 15-64 tahun) lebih besar dibandingkan penduduk usia tidak produktif (berusia di bawah 15 tahun dan di atas 64 tahun). 

Agar bonus demografi ini dapat dinikmati oleh bangsa kita Indonesia, maka kita harus berhasil menghasilkan Sumber Daya Manusia yang maju. Maju dalam berpikir, berkarya dan bekerja.

Persiden Republik Indonesia berharap banyak Untuk SDM Unggul, dengan mengeluarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 82 Tahun 2019 tentang Kemendikbud. Salah satu yang tertuang didalam perpres adalah pembentukan Direktorat Jendral Pendidikan Vokasi, yang memiliki fungsi diantaranya :

1. Merumuskan kebijakan di bidang pendidikan vokasi, pendidikan kejuruan, dan pendidikan keterampilan dan pelatihan kerja;

2. Melaksanakan kebijakan di bidang penetapan standar dan penjaminan mutu peserta didik, sarana prasarana, dan tata kelola pendidikan vokasi, pendidikan kejuruan, dan pendidikan keterampilan dan pelatihan kerja;

3. Melaksanakan kebijakan penetapan standar dan penjaminan mutu dosen dan tenaga kependidikan pada pendidikan vokasi;

4. Menyusun norma, standar, prosedur, dan kriteria di bidang peserta didik, sarana prasarana, dan tata kelola pendidikan kejuruan, dan pendidikan keterampilan dan pelatihan kerja;

5. Memberikan bimbingan teknis dan supervisi di bidang peserta didik, sarana prasarana, dan tata kelola pendidikan kejuruan, dan pendidikan keterampilan dan pelatihan kerja;dst...

Tidaklah mudah Mencari orang yang mampu Untuk mengisi pos baru tersebut, Karena selain pengalaman maka sang eksekutor juga harus memahami persoalan dan solusi bagi pendidikan vokasi di Indonesia.

Bapak Gatot Hari Priowirjanto telah sukses berkarya sebagai nahkoda pendidikan kejuruan, kemudian dilanjut dengan mengimplementasikan Jejaring Pendidikan Nasional yang menghubungkan sekolah-sekolah dari Sabang Sampai Marauke dengan 1 jaringan pendidikan secara online. Tak Hanya itu beliau juga semakin besinar pada saat mendapat amanah meminpin SEAMOLEC sehingga dipercayakan sebagai Direktur SEAMEO tingkat Asia Tenggara. Saat ini beliau dipercayakan sebagai koordinator SEAMEO Center di Indonesia. Semua aktivitas Pak Gatot Hari Priowirjanto berhubungan dengan pendidikan vokasi.

Dan cukup banyak kegiatan-kegiatan pembelajaran vokasi yang senantiasa menggunakan teknologi digital di rancang dan dijalankan oleh Bapak Gatot. Manfaat dari inovasi-inovasi pembelajaran berbasis ICT bagi Pendidikan Vokasi sangat dirasakan manfaatnya oleh semua peserta dan tenaga pendidikan nusantara.

Mari dukung Bapak Gatot Hari Priowirjanto menjadi Direktur Jendral Pendidikan Vokasi pertama di Indonesia Untuk menuju SDM Unggul.