#SAVEKSNIK

0 telah menandatangani. Mari kita ke 100.


Menolak keras usulan partai PKS yg ingin mengintegrasikan kartu bekasi sehat berbasis NIK atau KS NIK dengan BPJS kelas 3.

Disaat masyarakat kesulitan untuk berobat dan mengurus BPJS, KS adalah alternatif yg mudah masyarakat akses untuk berobat di rumah sakit dan juga tidak bayar iuran setiap bulan.
Bayangkan saja, cukup dengan KTP dan KK masyarakat bisa berobat di RSUD kota bekasi karena KS berbasis NIK.

Tapi apa jadinya jika usulan Fraksi PKS berhasil, maka 2.7 juta masyarakat kota bekasi dikali iuran perbulan kelas 3 BPJS yaitu Rp 25.500

2.700.000 warga kota bekasi x Rp. 25.500 = Rp. 68.850.000.000 (enam puluh delapan milyar delapan ratus lima puluh juta) yg akan diserahkan ke BPJS setiap bulannya, namun berapa yg akan dikembalikan BPJS untuk warga kota bekasi setiap bulannya???
Dan apakah semudah dengan memakai KS???
apakah semua obat akan ditanggung oleh BPJS seperti KS???

Masyarakat kota bekasi yg sakit maupun tidak sakit harus bayar tiap bulannya.

fakta dilapangan yg saya sering temukan ketika mendampingi administrasi untuk masyarakat berobat, masyarakat kita banyak yg tidak mampu untuk membayar iuran bulanan BPJS atau ada yg juga tidak tertib untuk membayar BPJS setiap bulannya.

Yg terjadi adalah penunggakan BPJS, bahkan sampai ada yg 3 tahun menunggak.
Ketika mau berobat, harus membayar tunggakan BPJS terlebih dahulu baru bisa dipakai BPJS nya.