FORTTAL

0 telah menandatangani. Mari kita ke 100.


Kedaulatan Tertinggi Berada Di Tangan Rakyat.. Keberadaan Kapal Bor PT.Timah dan KIP dengan Isu yang berkembang, yang menyebabkan keresahan di masyarakat bila tidak diambil tindakan dikawatirkan akan terjadi perang issu.. Kami segelintir Pemuda merasa peduli dengan permasalahan ini, maka pada tanggal 15 mei 2017, bersama dengan Perwakilan Nelayan Desa Baru, Desa Kurnia, Desa Lalang, Desa Lalang Jaya, menghimpun masa dengan didukung Ormas seperti (ASPPI, HPI, GAPABEL, WALHI, Pemuda Muhamadiyah) dan tokoh2 seperti Beliyadi, Feezy Oktoselja, Evan Yudistira, Agus Pahlevi, Resbina, dll menyepakati perlu dibentuknya Forum dan koordinator wilayah guna menjadi pemerhati dan pengawas dari keberadaan penambangan laut.
"PT.Timah dan KM.Kamilah harus segera Hengkang dari Perairan Beltim.. Karna Rakyat bersama Bupati, DPR siap mengusir keberadaan Kapal Bor PT.Timah" jangan merusak kearmonisan dan kesusahpayahan kami bangkit dari Ekonomi, sejarah PT.Timah yang dulu sulit dilupakan Masyarakat Belitung.. Sekarang Zaman Bangkitnya Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Di Pulau Belitung "Stop Tambang Laut, Cabut IUP Tambang Laut dari Perairan Kepulauan Belitung"



Hari ini: FORTTAL mengandalkanmu

FORTTAL membutuhkan bantuanmu untuk mengajukan petisi "Forum Rakyat Tolak Tambang Laut: FORTTAL". Bergabunglah dengan FORTTAL dan 11 pendukung lainnya hari ini.