Revisi tarif kantong plastik berbayar, terapkan tarif proporsional

0 telah menandatangani. Mari kita ke 100.


Mulai hari ini, 1 maret 2019 menggunakan kantong plastik akan dikenakan biaya. Menurut Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) mengenakan tarif pada kantong plastik belanja minimal Rp200 per kantong. Namun apakah cukup efektif?

Sebagai perbandingan, rata-rata tarif parkir sekitar Rp. 2000, tarif kantong plastik Rp.200 sampai Rp.500 tergantung kebijakan setiap ritel. Tarif parkir hanya sebagian menyumbang pemasukan daerah, itupun yang terhitung parkir resmi, sedangkan sekarang banyak parkir ilegal di berbagai tempat yang tidak masuk ke dalam pendapatan asli daerah, disisi lain tarif kantong plastik dipergunakan sebagai kompensasi resistensi lingkungan yang terdampak khususnya limbah plastik, rasa rasanya kalau hanya Rp.200 atau Rp.500 tidak memberi pengaruh dan merubah pola kebiasaan masyarakat yang bergantung dengan kantong plastik, berandai-andai jika tarif kantong plastik disetarakan dengan rata-rata tarif parkir liar di perkotaan, atau mungkin disesuaikan (proporsional) dengan ukuran dari kantong plastik, misalnya kantong plastik kecil Rp. 2000, kantong plastik sedang Rp. 5000, dan kantong plastik besar Rp. 10.000, dan keseluruhan hasil tarif penggunaan kantong plastik tadi digunakan untuk membiayai progam2 pro lingungan, seperti penelitian, progam 3R, inovasi pengelolaan lingkungan dll