JADIKAN SANGGABUANA KAWASAN KONSERVASI

0 telah menandatangani. Mari kita ke 10.000.


Jajaran Pegunungan Sanggabuana yang berada di Kabupaten Karawang, Purwakarta, dan Cianjur di Jawa Barat merupakan sumber air terbesar untuk Waduk Jatiluhur dan Sungai Citarum. Hasil temuan "Sanggabuana Wildlife Expedition" Juli 2020 ditemukan hampir 150 titik air, namun sayangnya hampir 50% kering di puncak musim kemarau.

Yang mengejutkan Tim Ekspedisi berhasil melakukan perjumpaan langsung dan mendata beberapa satwa endemik yang dilindungi dan terancam punah masih bebas berkeliaran di sepanjang jajaran pegunungan Sanggabuana. Temuan tim ini antara lain:

A.   Primata: Owa Jawa (Hylobates moloch), Surili (Presbytis comata), Lutung Jawa (Trachypitecus auratus), Kera Ekor Panjang (Macaca fascicularis)

B.    Burung: Rangkong Julang Emas (Rhyticeros undulatus), Elang Jawa (Nisaetus bartelsi), Elang Brontok (Spizaetus cirrhatus), Puyuh Gonggong Jawa (Arborophila javanica),, Ayam Hutan Hijau (Gallus varius), Raja Udang (Alcedinidae), Takur Tohtor (Psilopogon armilaris), Takur Bututut (Psilopogon corvinus), Kipasan Bukit (Rhipidura euryura), Wergan Jawa (Alcippe pyrrhoptera), Tepus Pipi Perak (Cyanoderma melanothorax), Burung Ayam-Ayam/Ruak-Ruak (Gallicrex cinerea), Kutilang Jawa (Pycnonotus aurigaster), Prenjak Jawa (Prinia familiaris)

C.    Karnivora Besar; Macan Tutul/Macan Kumbang (Panthera pardus melas)

D.   Serangga; Kupu-Kupu Raja (Troides amphrysus)

E.    Mamalia Dan Binatang Lain; Babi Hutan (Sus scrofa), Rusa (Cervus timorensis), Tupai/Bajing (Tupaia javanica)

Owa jawa (Hylobates moloch) merupakan satwa yang dilindungi menurut Peraturan Menteri Lingkungan Hidup no. PP 92 tahun 2018 tentang perubahan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup no. PP 20 taun 2018 tentang Perlindungan Tumbuhan dan Satwa Liar. IUCN (International Union for Conservation of Nature) juga memasukkan owa jawa dalam kategori vulnerable atau terancam punah. Lutung jawa (Trachypithecus auratus) juga masuk dalam IUCN red list dengan status vulnerable. Sedangkan surili (Presbytis comata) dalam IUCN red list masuk dalam kategori endagered atau nyaris punah. Untuk top predator di Sanggabuana, macan kumbang atau macan tutul (Panthera pardus melas) dalam IUCN red list masuk dalam kategori Critically Endangered atau satu langkah menuju kepunahan di alam liar.

Selain kabar menggembirakan masih ditemukannya satwa langka ini, dilain pihak masih marak perburuan satwa liar di kawasan Sanggabuana. Dengan kekhasan keanekaragaman hayati ini, dengan banyaknya flora fauna endemik yang ada di Sanggabuana, sudah selayaknya kawasan hutan di Gunung Sanggabuana dirubah statusnya menjadi kawasan konservasi. Bisa Cagar Alam, Suaka Margasatwa atau Taman Nasional.