Indonesia : #Climate Emergency – #AllinforClimateAction

0 telah menandatangani. Mari kita ke 100.


Jakarta hanya satu contoh saja, bagaimana dengan Indonesia secara keseluruhan?

Petisi ini merupakan bagian dari pergerakan internasional. Anda dapat menemukan semua petisi yang telah dibuat di laman ini: www.change.org/allinforclimateaction

Perubahan iklim telah mencapai titik kritis dan aksi yang kita lakukan hari ini akan menentukan hari esok. Kita tengah mengalami Darurat Perubahan Iklim. Beberapa tahun ke depan akan menjadi bagian dari sejarah ketika kita bisa saja menghancurkan atau menyelamatkan planet ini. Kami adalah aktivis perubahan iklim dan lingkungan yang ingin untuk menyelesaikan krisis ini pada skala internasional. Fenomena ini adalah krisis yang terjadi secara global, dan tentunya membutuhkan respon secara global. Kita semua memiliki peluang untuk bersuara pada Konferensi Perubahan Iklim dan SDG (The Climate and SDG Summit) di New York pada bulan September mendatang, di mana semua pemimpin dunia akan bertemu. Kami akan terus berusaha untuk membuat suara kita didengar. Kita membutuhkan aksi nyata! Kita menginginkannya saat ini juga!

Dukung petisi ini, apabila anda setuju dengan yang kami suarakan:

  1. Deklarasi Darurat Perubahan Iklim adalah cara untuk mengedukasi masyarakat umum. Pentingnya edukasi bagi generasi muda untuk mengerti peran yang mereka miliki dalam menjaga dan melestarikan lingkungan.
  2. Segera menghentikan pembiayaan dan dukungan terhadap produksi bahan bakar fosil dan industri yang merusak lingkungan.
  3. Secara adil melakukan transisi dan transformasi ekonomi, termasuk terhadap bahan bakar fosil dan industri yang merusak lingkungan. Memastikan bahwa pekerja akan menjadi fokus utama dalam transformasi dengan menghargai setiap pekerjaan yang dilakukan.
  4. Mendukung upaya pengembangan energi terbarukan. Menghilangkan hambatan-hambatan dalam pengembangan energi terbarukan dan membuat program pembiayaan agar semua orang dapat memiliki akses terhadap energi yang bersih dan terbarukan. Mengimplementasikan transportasi publik yang rendah emisi.
  5. Memastikan bahwa sistem penyediaan pangan dapat mendukung ketahanan pangan dunia. Mendukung upaya pertanian berkelanjutan yang rendah karbon dan bahan kimia sintetis serta mengurangi jumlah sampah makanan
  6. Menghargai paru-paru dunia. Menghentikan deforestasi dan menghilangkannya dari rantai produksi. Menghargai hak Penduduk Asli (Indigenous People) dan komunitas lokal. Melakukan reboisasi pada skala yang besar.
  7. Menyuarakan kembali arti penting alam bagi dunia, negara, dan kota, serta peran manusia sebagai bagian dari alam.
  8. Mengimplementasikan rencana strategi yang kuat untuk ekonomi berkelanjutan yang berwawasan ekologi.
  9. Mendukung ekonomi tanpa limbah dan sirkular. Mengimplementasikan rencana adaptasi untuk menghadapi dampak perubahan iklim, terutama pada sektor yang paling membutuhkan.
  10. Terlibat dalam perencanaan yang komprehensif serta berpartisipasi dalam perencanaan secara global untuk mengantisipasi perubahan iklim.

Para pemimpin dunia seharusnya tidak lagi mengabaikan suara ribuan orang di jalanan. Dalam perjalanan menuju September, kami akan begerak dalam skala internasional agar pemimpin dunia terlibat dalam melakukan Aksi Perubahan Iklim! Kami tidak akan menyerah, kami akan terus bertambah hingga ada langkah perubahan pasti yang dilakukan. Ketika September datang, kami akan berada di sana!

Tolong dukung kami dan bergabunglah bersama kami!  
Dukung petisi ini jika anda juga #AllinforClimateAction!

Ikuti laman kami di:

Facebook:
https://www.facebook.com/allinforclimateaction/

Instagram:
https://www.instagram.com/allinforclimateaction/

Harlino Nandha, Indonesia.

Harlino merupakan aktivis perubahan iklim yang aktif berpartisipasi dalam UNFCCC (United Nation Framework Convention on Climate Change) COP 23 tahun 2017 dan SB-48 tahun 2018 di Bonn, Jerman. Saat ini, Harlino menjadi Direktur dalam Agrituner Initiative yaitu sebuah komunitas generasi muda di Kota Bandung, Indonesia, yang memiliki fokus untuk mengatasi perubahan iklim terutama melalui sektor pertanian.