Pulangkan Yuli Handayani, Jangan Sampai Terjadi Lagi!

0 telah menandatangani. Mari kita ke 10.000.


Kawan-kawan, saat ini orang tua Yuli Handayani hanya bisa menebak - nebak kondisi putri mereka.

Yuli adalah pekerja migran Indonesia (PMI) ke Uni Emirat Arab. Namun, ia gak berangkat lewat prosedur yang benar. Ia pun diduga jadi korban perdagangan orang. 

Awalnya, Yuli ditawarkan pergi oleh seorang sponsor yang berasal dari desa yang sama. Ia pun merasa bahwa ada itikad baik dari orang tersebut.

Ternyata, sesampainya di sana, Yuli disiksa oleh majikannya selama dua tahun. Selain itu, Yuli juga harus bekerja sampai 22 jam seharinya, dan gajinya sering diambil oleh agency sponsor yang mengantarnya.

Yuli akhirnya berhasil kabur. Selama empat bulan, ia berpindah - pindah tempat tinggal, sampai akhirnya bisa berlindung di Kedutaan Besar Republik Indonesia di Abu Dhabi.

Walau begitu, sampai sekarang Yuli belum pulang, dan orang tuanya gak tahu pasti kondisi Yuli. Mereka cuma bisa kontak Yuli seminggu sekali via telepon, dibatasi waktunya maksimal 10 menit.

Kawan-kawan, Yuli merupakan satu dari banyak kejadian yang sering menimpa PMI (Pekerja Migran Indonesia) asal kecamatan kami, Kecamatan Suralaga. Provinsi Lombok adalah salah satu pengirim PMI terbanyak dari Indonesia, namun sayangnya, mereka yang berangkat dari kecamatan kami biasanya tidak melalui prosedur yang benar, sehingga riskan jadi korban perdagangan orang. 

Pemerintah daerah sampai saat ini belum melakukan tindakan pencegahan dan juga penindakan bagi para pengirim / sponsor pekerja migran yang gak sesuai prosedur. Para pelaku masih berkeliaran, dan terus mengirimkan para calon PMI yang hanya ingin mencari nafkah. 

Oleh karena itu, melalui petisi ini, kami hendak mendesak Bupati Lombok Timur HM Sukiman Amzy dan Ketua DPRD Lombok Timur Murnan untuk berkoordinasi dengan pihak KBRI Abu Dhabi agar memberikan informasi mengenai keadaan Yuli serta memulangkannya. 

Kami juga mendesak agar Bupati dan Ketua DPRD Lombok Timur mengusut kejadian ini, serta memberikan tindakan preventif untuk mencegah terjadinya kejadian serupa.

Sudah saatnya kita pulangkan Yuli Handayani, dan jangan sampai ada Yuli yang lain yang mengalami hal yang sama.