Lambang Daerah Kaburkan Sejarah

0 telah menandatangani. Mari kita ke 100.


Sebagai salah satu pelaku sejarah pemekaran Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir, saya prihatin dengan lambang daerah yang mengaburkan sejarah. Mestinya, lambang daerah merupakan ciri dan identitas daerah itu sendiri termasuk filosofi dan simbologi.

Dasar penetapan berupa Peraturan Daerah yang dibuat (katanya Nomor 01/2016) tidaklah juga ada (bodong).

Lambang Daerah (logo) diperoleh melalui pengadaan dengan sistem sayembara dengan penetapan Keputusan Bupati, penjelasan dalam logo tersebut dengan terang menyebutkan hari jadi Kabupaten PALI tanggal 14 Desember 2012  namun dalam praktiknya Hari Jadi malah diperingati setiap 22 April (Surat Edaran Sekretaris Daerah), tidak ada korelasi antara Lambang Daerah dengan (katanya) Perda (bodong) Nomor 01/2016.