Naikkan Harga Rokok!!

0 telah menandatangani. Mari kita ke 35.000.


Pasti Anda sudah tidak asing lagi dengan peringatan “dilarang merokok”. Dua kata itu bisa dengan mudahnya dijumpai di mana saja. Aturan ini sudah ada dimana-mana tapi nyatanya pengguna rokok semakin merajalela dan semakin tidak menghiraukan aturan diatas.

Aturan itu dan aturan lainnya seperti pencantuman gambar akibat merokok,penulisan "merokok membunuhmu' serta rating umur "18+" pada bungkus rokok tidak berpengaruh signifikan pada pengguna rokok,bahkan pada beberapa waktu yang lalu terdapat video anak yang tidak mau berhenti rokok di YouTube maupun di televisi. (https://www.youtube.com/watch?v=4PAOMYpZXu8

Betapa mirisnya melihat hal itu semua, mungkin hanya dengan meningkatkan harga cukai rokok sekaligus mendukung program cukai pemerintah yang juga mengakibatkan harga rokok naik drastis 2x lipat bahkan lebih dapat memperkuat aturan itu semua

Menurut YLKI banyak manfaat yang didapatkan masyarakat maupun negara jika harga rokok naik,antara lain:

1. Menurunkan tingkat konsumsi rokok di rumah tangga miskin. Ini hal yang sangat logis, karena 70 persen konsumsi rokok justru menjerat rumah tangga miskin. Data BPS setiap tahunnya menujukkan bahwa pemicu kemiskinan di rumah tangga miskin adalah beras dan rokok. Dengan harga rokok mahal, keterjangkaun mereka terhadap rokok akan turun.

2. Menurunnya konsumsi rokok di rumah tangga miskin akan berefek positif terhadap kesejahteraan dan kesehatan mereka. Budget untuk membeli rokok langsung bisa dikonversi untuk membeli bahan pangan. Selain berefek negatif, rokok tidak mempunyai kandungan kalori sama sekali.

3. Bagi negara, harga rokok mahal akan meningkatkan pendapatan cukai, yang bisa meningkat 100% dari sekarang. Harga rokok mahal selain berfungsi untuk memproteksi rumah tangga miskin, juga mengatrol pendapatan negara dari sisi cukai. Apalagi saat ini cukai dan harga rokok di Indonesia tergolong terendah di dunia.(Sumber: http://ylki.or.id/2016/08/ siaran-pers-ylki-harga-rokok- mahal-bisa-turunkan-angka- kemiskinan/)

Pandji Pragiwaksono seorang penulis dan komika pernah menyatakan dalam bukunya 'Berani Mengubah' bahwa "industri rokok bukanlah industri yang secara signifikan dapat menyejahterakan indonesia" juga berdasarkan tulisan dari YLKI. (Sumber: Berani Mengubah hal 80-83)

Berdasarkan beberapa fakta dan opini diatas maka sudah sebaiknya harga rokok di Indonesia dinaikkan dari harga semula yang sangat murah dibanding negara-negara maju di dunia (sumber: infografis FCTC Indonesia)

Maka dengan tulisan ini saya sebagai seorang mahasiswa yang tidak merokok dan menjadi "korban asap rokok" dari lingkungannya mengajak kepada seluruh rakyat indonesia agar menuntut kepada pihak terkait terutama

1.Presiden Republik Indonesia
2.Anggota DPR RI

Untuk dapat meningkatkan harga rokok 2x lipat bahkan lebih dan menegaskan kembali bahayanya

Narkoba saja sudah dianggap darurat, masa rokok masih dibiarkan merajalela padahal bahaya buat kesehatannya sama.



Hari ini: Muhammad Randy mengandalkanmu

Muhammad Randy Rahman membutuhkan bantuanmu untuk mengajukan petisi "DPR RI: Naikkan Harga Rokok!!". Bergabunglah dengan Muhammad Randy dan 27.591 pendukung lainnya hari ini.