HENTIKAN Revitalisasi Monas dan Kembalikan Seperti Semula Sebagai Paru-paru Kota

0 telah menandatangani. Mari kita ke 15.000.


Selama Puluhan Tahun Jadi "Paru-paru" Jakarta. Tapi, baru-baru ini sebanyak 205 pohon di sisi selatan Monumen Nasional (Monas) tampak gundul. Pohon-pohon yang sebelumnya memenuhi sisi selatan Monas tidak terlihat. Monas yg sekarang gundul karena proyek Revitalisasi dgn anggaran puluhan milyar di tenggarai tanpa izin. Bahkan siang tadi, kawasan Monas sempat tergenang air karena hujan beberapa jam. 

Revitalisasi juga menuai beberapa polemik, simak rangkumannya berikut ini:

  1. Menurut Nirwanon Yoga, pengamat lingkungan, proyek revitalisasi dalam pandangan ilmu tata ruang kota dianggap tidak ramah lingkungan. Ini dilihat dari tekniknya dengan menebang ratusan pohon di kawasan sisi selatan Monas. "Kalau idealnya ramah lingkungan itu, bagaimana mempertahankan 190 pohon dan berusaha menambahnya," ujar Nirwanon.
  2. Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta  Ida Mahmudah meminta revitalisasi Monas dihentikan sementara dalam rapat moratorium. Alasannya, Pemprov DKI Jakarta belum mengantongi izin dari Kemensetneg. Bahkan ketua DPR RI sempat berujar “"Jangan ubah Monas, tapi kembalikan Monas seperti aslinya," kata Puan di Kompleks Parlemen Senayan, Rabu 22 Januari 2020.
  3. Perizinan masih simpang siur. Sekretaris Utama Kemensetneg Setya Utama mengatakan, revitalisasi Monas belum mendapatkan izin dari Komisi Pengarah Pembangunan Kawasan Medan Merdeka. Keberadaan Komisi Pengarah ini tertuang dalam Keppres Nomor 25 Tahun 1995.
  4. Gubernur DKI bisa kena sanksi. Pakar Hukum Tata Negara Universitas Jember Bayu Dwi Anggono mengatakan, sanksi untuk pelanggaran tersebut diatur dalam Undang-Undang Pemerintah Daerah Nomor 23 Tahun 2014. "Anies sudah melanggar dengan mengembangkan wilayah Pusat dengan tidak meminta persetujuan Pemerintah Pusat”.
  5. Pengerjaan molor. Harusnya rampung pada Desember 2019. Komisi D DPRD DKI Jakarta, Justin Adrian Untayana bilang pengerjaan revitalisasi yang harusnya rampung Desember 2019, namun masih berlanjut hingga 20 Januari 2020. Anggaran penataan kawasan Monas sebesar Rp 149,9 miliar itu dianggarkan dalam APBD-P 2019 sebagai anggaran tahun tunggal.

Kalau ditilik sejarah tahun 1973, proyek Taman Monas menanam 1.568 pohon di area Monas. Pohon tersebut merupakan jenis-jenis pohon besar, seperti palem dan beberapa jenis pohon lainnya yang tidak disebutkan. Bukan hanya rindang dan teduh, melainkan tempat rekreasi yang sehat.

Dengan adanya pohon-pohon besar, Taman Monas akan terasa sejuk ketika matahari sedang terik. Selama bertahun-tahun, tidak ada Gubernur yang berani membabat ratusan pohon yang sudah ditanami selama puluhan tahun itu. Namun, tidak pada masa pemerintahan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Maka,  saya juga menginginkan Monas di kembalikan seperti semula sebagai paru-paru Ibukota yg butuh Ruang Terbuka hijau yg masih kurang di DKI. Kawasan Monas bukan hanya milik warga Jakarta, tapi warga Indonesia. Sudah seharusnya Pemprov DKI menilik kembali perizinan ke level pusat. Setelah banjir besar-besar an awal 2020 kemarin, seharusnya pemprov berkaca kalau daerah resapan air masih kurang di Jakarta, kualitas udara juga tidak lagi sehat di Jakarta. Harusnya menambah pohon dan hutan kota di daerah gersang, bukan malah mencabut pohon yang sudah tumbuh dengan alasan revitalisasi. 

Bukti nyata dampak nya bisa kita lihat siang tadi, baru hujan beberapa jam, kawasan Monas sudah tergenang banjir. 

Teman-teman, saya meminta dukungan kalian kita bersama-sama serukan ke Pemprov DKI untuk stop Revitalisasi Monas dengan mencabut pohon. Kalau revitalisasi dihentikan dan pohon-pohon dikembalikan, maka kawasan Monas akan kembali asri dan berfungsi sebagai paru-paru Kota Jakarta kembali. 

Dukung dan sebarkan petisi ya. #jakartabutuhpohon

Salam, 

Ary Prasetyo

Sumber berita:

https://megapolitan.kompas.com/read/2020/01/23/19552441/pakar-sebut-anies-bisa-kena-sanksi-karena-revitalisasi-monas-tanpa-izin

https://megapolitan.kompas.com/read/2020/01/22/11055151/tebang-pohon-demi-revitalisasi-monas-pemprov-dki-dinilai-hanya

https://www.liputan6.com/news/read/4161985/dprd-minta-revitalisasi-monas-dihentikan-sementara-cipta-karya-lapor-anies-baswedan

https://m.tribunnews.com/regional/2020/01/24/anies-enggan-komentari-penebangan-190-pohon-pakar-tata-kota-ungkap-2-kejanggalan-revitalisasi-monas