Kurangi Ribuan Kendaraan Pribadi dari Bekasi ke Jakarta

0 telah menandatangani. Mari kita ke 200.


Ribuan mobil dan motor tak perlu menambah kemacetan di Jakarta maupun Bekasi. Inilah tujuan dioperasikannya Stasiun Cikarang, Cibitung, Tambun dan Bekasi Timur ke arah Jakarta. Sayang sekali, tujuan tersebut tidak akan dicapai karena persoalan “sepele”. Jeda kedatangan kereta di stasiun tersebut sangat lama.

Bila ketinggalan satu kereta, mesti menunggu lebih dari satu jam untuk kereta selanjutnya. Tak mengherankan, motivasi untuk menggunakan commuter langsung pupus, sirna. Area parkir yang sangat luas bahkan gratis (misalnya di Stasiun Bekasi Timur) pun banyak yang kosong melompong. Mubazir.

Solusi untuk mengatasi ini sebenarnya sederhana. Kereta yang berangkat dari Cikarang yang melintasi Stasiun Cibitung, Tambun dan Bekasi Timur tak perlu memaksakan diri sampai Stasiun Jakarta Kota, cukup hanya sampai di Stasiun Bekasi. Jadikan kereta dari Cikarang hanya sebagai pengumpan, setelah itu kembali lagi ke Cikarang dan balik lagi ke Stasiun Bekasi.

Praktis hanya butuh 2 rangkaian kereta bolak-balik, frekuensi jeda antar kereta dari satu jam lebih, bisa menjadi hanya 10-15 menit. Ini tentu akan sangat menarik bagi para (calon) pengguna commuter. Penumpang dari Stasiun Cikarang bertujuan ke Jakarta nantinya akan berganti kereta di Stasiun Bekasi yang frekuensi keretanya sangat tinggi.

Sebaliknya, ketika sore/malam hari penumpang yang ke arah Cikarang dari Jakarta turun di Stasiun Bekasi dan berganti kereta ke Cikarang. Fungsi pengumpan seperti ini sebenarnya “telah terjadi”. Penumpang commuter ke arah Cikarang, selalu berjubel menunggu kereta di Stasiun Bekasi. Bisa dipastikan kereta menuju Cikarang selalu penuh sesak dengan penumpang yang menunggu hingga satu jam di Stasiun Bekasi.

Solusi ini adalah solusi sementara sambil menunggu jumlah kereta yang lebih memadai dan jalur kereta double double track diselesaikan. Bila hal itu sudah terjadi, kereta dari Cikarang ke Jakarta Kota bisa dijadwalkan lebih sering. Karena hal ideal itu belum terjadi, solusi sementara perlu dilakukan.

Bila solusi ini tidak dilakukan, pembangunan stasiun commuter dari Cikarang ke Bekasi Timur yang nilainya milyaran, tak begitu bermanfaat. Ribuan kendaraan pribadi, baik motor maupun mobil akan terus memperburuk kemacetan baik di Jakarta maupun Bekasi. Orang-orang yang stres pun akan makin banyak.

 



Hari ini: Setyo mengandalkanmu

Setyo Budiantoro membutuhkan bantuanmu untuk mengajukan petisi "Direktur Utama Kereta Api Indonesia (KAI): Kurangi Ribuan Kendaraan Pribadi dari Bekasi ke Jakarta". Bergabunglah dengan Setyo dan 119 pendukung lainnya hari ini.