Cabut Beasiswa Australia Ibrahim Malik, Terduga Pelaku Pelecehan Seksual Puluhan Perempuan

0 telah menandatangani. Mari kita ke 25.000.


Berdasarkan rilis Lembaga Bantuan Hukum Yogyakarta (LBH Yogya), ada alumni Arsitektur UII yang kini kuliah S2 Master of Urban Planning di University of Melbourne yaitu Ibrahim Malik melakukan dugaan pelecehan seksual pada puluhan perempuan saat di Jogja. Dia adalah penerima beasiswa Australia Awards Indonesia (AAI) tahun 2018. Terduga pelaku ini mahasiswa berprestasi misal penerima Youth South East Asian Leaders Initiative (YSEALI), mempunyai image keagamaan yang baik, jadi motivator di mana-mana, mengisi pengajian di masjid-masjid dan dipanggil ustadz.

Menurut LBH Yogya, hingga 4 Mei 2020 sudah ada 30 korban meminta didampingi. Berdasarkan pers release yang dikeluarkan LBH Yogya (bit.ly/hiduppenyintas), tindakan pelaku bermacam-macam, dari sex chat, video sex, melakukan kekerasan fisik, verbal, pelecehan seksual langsung tanpa intercourse, juga pemaksaan hubungan badan hingga ejakulasi di luar.

Bisa jadi ada korban lain masih ada di luar 30 itu tapi masih takut atau malu bersuara. Kalau 1 korban, seringkali orang masih susah percaya dan menuding korban. Bagaimana dengan 30 korban? Masih ada yang bilang 30 perempuan muda ini serentak mengada-ada?

Para korban di Yogyakarta rata-rata adalah juniornya di kampus dan selama ini diam karena malu, stress, atau takut tak tak dipercaya mengingat begitu idealnya sosok pelaku. Tapi kini satu persatu korban bermunculan dan berani bersuara. 

Kami menyadari bahwa seringkali hukum di Indonesia masih belum bisa memberi keadilan pada para korban pelecehan dan perkosaan karena terkait pembuktian. Korban yang mengalami trauma psikis juga tak mudah memberi kesaksian pada polisi atau pengadilan apalagi ditambah ketakutan akan stigma negatif.

Universitas Islam Indonesia (UII) sebagai kampus almamaternya sendiri sudah bergerak cepat membentuk tim pemeriksa yang bertemu dengan para korban dan penyintas. Meski belum ada proses hukum hingga keputusan Pengadilan, UII bertindak tegas MENCABUT GELAR MAHASISWA BERPRESTASI yang diberikan tahun 2015 setelah pihak kampus bertemu dengan para korban. Tentu UII tak sembarangan mencabut gelar berdasar rumor, tapi UII memegang pengakuan korban dan bukti serta saksi lain yang ada.

Melalui Petisi ini kami ingin menyatakan:

1. Kami mengutuk pelecehan seksual yang dilakukan pelaku.

2. Kami sangat bersimpati pada korban dan mendukung untuk tidak takut bersuara. Kami juga mendukung upaya pemulihan dari trauma dan ketakutan pada stigma.

3. Dugaan tindakan pelecehan seksual pelaku sangat tidak sejalan dengan standard pencegahan eksploitasi, pelecehan dan kekerasan seksual yang dikeluarkan Kementerian Luar Negeri dan Perdagangan Australia. Dalam kontrak pemberi serta penerima beasiswa pada pasal 11.1 huruf f disebutkan bahwa “Australia Awards berhak melakukan penghentian beasiswa apabila penerima beasiswa melakukan tindakan yang melampaui batas yang dapat diterima di Australia.” Karena itu, kami meminta AAS menerapkan zero tolerance pada pelaku pelecehan seksual dengan mencabut beasiswa pelaku. 

———

Komunitas Peduli Perempuan

Diantaranya:

1. Hani Yuliandrasari, Penerima Australia Development Scholarship (ADS) 2005-2006, Alumni S2 dan S3 Unimelb.

2. Illian Deta Arta Sari, Penerima Australia Awards Scholarship (AAS) 2015-2016, Alumni S2 Unimelb.

3. Retno Agustin, Penerima Australia Awards Scholarship (AAS) 2014-2015, Alumni S2 Unimelb.

4. Freddy Reynaldo, Penerima ADS 2011, Alumni Monash University.

———

Beberapa info berita:

1. LBH Yogya Terima 30 Aduan Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Alumni UII
https://www.google.co.id/amp/s/amp.tirto.id/lbh-yogya-terima-30-aduan-kasus-dugaan-kekerasan-seksual-alumni-uii-fkMk

2. Berdalih Menanyakan Kabar Ibrahim Malik Diduga Banyak Melakukan Kekerasan Seksual http://www.konde.co/2020/05/berdalih-menanyakan-kabar-ibrahim-malik.html?m=1

3.Korban Dugaan Pelecehan Seksual Alumnus UII Capai 30 Orang https://m.kumparan.com/kumparannews/korban-dugaan-pelecehan-seksual-alumnus-uii-capai-30-orang-1tLn40oJUZf/full

4. Update Penanganan Kasus Kekerasan Sekaual Yang Dilakukan Oleh Ibrahim Malik.
https://lbhyogyakarta.org/2020/05/04/update-penanganan-kasus-kekerasan-seksual-yang-dilakukan-oleh-ibrahim-malik/

5. Ungkap Kronologi Kekerasan Seksual, UII Bergerak Suarakan Sejumlah Tuntutan.
https://www.google.co.id/amp/s/jogja.suara.com/amp/read/2020/05/01/183732/ungkap-kronologi-kekerasan-seksual-uii-bergerak-suarakan-sejumlah-tuntutan

6. Tutup Rapat Kampus Dari Semua Pelaku Kekerasan Seksual. https://issuu.com/uiilawankekerasanseksual/docs/tutup_rapat_kampus_dari_semua_pelaku_kekerasan_sek/4?ff