Ganti Kepala SMA Negeri 1 Jayapura #SuaraSiswa

0 telah menandatangani. Mari kita ke 500.


Masalah ini dimulai dari tidak adanya program pengayaan/pemadatan untuk kelas akhir kelas XII dalam persiapan Ujian Nasional. Salah satu alasan tidak dilaksanakannya pemadatan ini dikarenakan tidak adanya dana dari sekolah untuk membayar jam ekstra mengajar para guru untuk mengajar siswa/i kelas XII. Hal ini cukup aneh mengingat SMA Negeri 1 Jayapura bukanlah sekolah kecil yang tidak diperhatikan pemerintah dalam hal dana bantuan pendidikan dan hal ini juga tidak didiskusikan bersama siswa dan orang tua sehingga para siswa mendengar kabar ini dari guru saat mengajar di dalam kelas. Rapat bersama orang tua juga dilaksanakan baru kemarin hari Jumat, 24 Januari 2019 dan dalam rapat tersebut pun Kepala Sekolah tidak hadir dan hanya diwakilkan oleh Wakil Kepala Sekolah. Meski hasil rapat diumumkan bahwa pemadatan akan dilaksanakan mulai minggu depan (Senin, 28 Januari 2019) tapi keterlambatan pemadatan ini tetap sangat mengecewakan mengingat sudah akhir bulan Januari dan siswa kelas XII hanya memiliki 2 bulan tersisa untuk fokus mempersiapkan Ujian Nasional. Memang jika keluarga siswa mampu, siswa akan mengambil kelas tambahan di lembaga les dan bimbel namun bagi siswa yang tergolong menengah kebawah, kami hanya bisa belajar sendiri dan mengandalkan belas kasihan guru yang ingin mengajar kelas tambahan tanpa dibayar.

Banyak orang tua dan siswa yang kecewa dengan kinerja Kepala Sekolah yang terkesan "tertutup" (hal ini disampaikan sendiri oleh Wakil Kepala Sekolah saat rapat bersama orang tua) sehingga banyak dana dari pemerintah dan hal yang menyangkut kepentingan sekolah yang tidak diketahui oleh dewan guru, siswa dan orang tua. Kami siswa/i SMA Negeri 1 Jayapura ingin menyuarakan suara 'kecil' kami agar dapat didengar oleh orang dewasa diatas kami. 

Dengan ini kami siswa/i SMA Negeri 1 Jayapura terutama kelas XII ingin jabatan Kepala Sekolah saat ini dipertimbangkan kembali demi kepentingan seluruh warga sekolah agar SMA Negeri 1 Jayapura tetap menjadi sekolah yang sesuai dengan mottonya "aku unggul dan tetap nomor 1."