Jangan Mutasi/Menonaktifkan Pak Idianto

0 telah menandatangani. Mari kita ke 2.500.


Pak Idianto adalah seorang guru di SMAN 12 Bekasi yang menjabat sebagai Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan. Beliau merupakan sosok yang tegas dan disiplin. Beliau berani menggunakan cara-cara yang dianggap kekerasan demi tegaknya aturan-aturan yang telah berlaku

Baru-baru ini Pak Idi (panggilan akrabnya) terjerat kasus kekerasan terhadap siswa akibat memukul beberapa siswa yang terlambat. Hal ini menyebabkan beliau terancam dimutasi/dinonaktifkan. Sebagai siswa SMAN 12 Bekasi, tentunya tidak bisa menerima hal ini begitu saja.

Bagi saya, Pak Idi adalah sosok yang berbeda dari guru kebanyakan. Walaupun cara-caranya dianggap sebagai kekerasan, tetapi beliau punya integritas yang tinggi, bersih, serta mempunyai pengetahuan yang luas. Sudah kurang lebih 2 tahun saya diajarnya, dan saya selalu menemukan pengetahuan baru ketika saya diajar oleh beliau.

Ketika beliau menjadi kesiswaan, seolah sekolah berubah 180°, aturan-aturan kembali ditegakkan, bahkan dengan cara paksaan. Pungli-pungli juga mulai diberantas habis, dan itu bisa terjadi karena jasa-jasa beliau.

Saya mohon, kembalikan Pak Idi kepada kami. Beliau memang bersalah karena sudah melakukan tindak kekerasan, tetapi, karena beliau sekolah ini menjadi lebih baik, menjadi lebih bersih, dan menjadi lebih berkarakter.

Selalu ada bintang lain di kegelapan malam - Pak Idianto.