"MAIN MANTRA" Upaya Melestarikan Pemainan Tradisional

"MAIN MANTRA" Upaya Melestarikan Pemainan Tradisional

0 have signed. Let’s get to 100!
At 100 signatures, this petition is more likely to be featured in recommendations!
Rakha Raditya Rahmanza started this petition to Dinas pendidikan dan budaya

Bermain adalah kegiatan ataupun aktivitas yang dibutuhkan manusia, terutama anak-anak. Untuk mengenal lingkungan sekitar anak-anak seringkali bermain, bermain juga sering dilakukan orang dewasa untuk melepaskan kejenuhan, menurut Hans Daeng (dalam Andang Ismail, 2009: 17) bermain adalah bagian mutlak dari kehidupan anak dan permainan merupakan bagian integral dari proses pembentukan kepribadian anak. Selain itu secara psikis seseorang yang telah bermain merasa dirinya fresh kembali dan kejenuhan dan stres juga akan sedikit berkurang. Banyak macam-macam permainan yang mendukung anak-anak dalam tumbuh kembang anak salah satu contohnya permainan tradisional.

Pada zaman yang sudah sangat berkembang ini , bentuk permainan pun ikut berkembang contoh nya dari permainan tradisional ke modern, saat ini permainan tradisional sudah mulai terpinggirkan oleh permainan modern, seperti permainan video game, play station,game online berbagai permainan yang tersedia di komputer, handphone maupun laptop, dan permainan modern lainnya (Fauziah, 2015). Pola permainan anak mulai bergeser pada pola permainan di dalam rumah. Beberapa bentuk permainan yang banyak dilakukan adalah menonton tayangan televisi dan permainan lewat games station dan komputer. Permainan yang dilakukan di dalam rumah lebih bersifat individual. Permainan-permainan tersebut tidak mengembangkan keterampilan sosial anak. Anak bisa pandai dan cerdas namun secara sosial kurang terasah (Seriati dan Nur, 2012: 2).

Dengan adanya fenomena tersebut, kami merancang sebuah program menggunakan strategi IPPAR. Dengan melakukan analisis terhadap permainan tradisional diera digital. Program yang kami rancang bernama MAIN MANTRA, yang berasal dari kalimat Main Permainan Tradisional.

Fenomena yang terjadi saat ini, terlihat bahwa mulai berkurangnya minat anak-anak Indonesia terhadap permainan tradisional khususnya anak-anak usia 6-12 tahun, yang dikarenakan pengaruh dari kemajuan teknologi. Maka dari itu, tujuan dari permasalahan kebudayaan permainan tradisional yang mulai menurun, kami  memperkenalkan kembali permainan tradisional, agar menjadikan anak-anak lebih  mengenal lingkungan sekitar dan lebih menyatu dengan alam, lebih kreatif, melatih anak bersosialisasi, mencerdaskan kecerdasan anak baik itu intelektual, logika maupun kinestika, dan juga melatih anak dalam bermain peran. Dalam permainan tradisional tersebut, dapat menjadi bahan belajar dan bermain agar permainan tradisional lebih bisa diingat dan dimengerti oleh anak-anak.

Sasaran dalam permasalahan ini adalah kepada anak-anak usia 6-12 atau siswa Sekolah Dasar yang sudah terpengaruh oleh kemajuan teknologi, dan mengurangi penggunaan teknologi tersebut dengan digantikan oleh permainan tradisional.

0 have signed. Let’s get to 100!
At 100 signatures, this petition is more likely to be featured in recommendations!