Segera Sahkan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh ( APBA ).

0 telah menandatangani. Mari kita ke 100.


Media Serambi beberapa minggu yang lalu memberitakan bahwa Aceh menjadi Provinsi termiskin ke enam seluh Indonesia, berita tersebut menjadi ironis karena pada dasarnya Aceh adalah provinsi yang kaya dengan sumber daya alam dan memiliki dana Otonomi Khusus. 

Otonomi khusus seharusnya menjadi solusi untuk kemajuan Aceh, namun ternyata Aceh masih sangat jauh tertinggal dari wilayah lain. hal ini perlu kita pertanyakan mengapa dana Otonomi khusus tidak bisa mensejahterakan rakyat ? Ternyata jawabannya adalah pemerintah salah urus akibat stakeholder nya lemah ( lemah pikiran ). Mereka tidak mampu menciptakan konsep yang brilian dan malah mereka ribut sesama nya mengenai anggran terkait tarik ulurkepentingan.

Lihat saja dalam beberapa tahun terakhir pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh ( APBA ) selalu menjadi polemik ( terlambat, saling cari kambing hitam, meloloskan kepintingan pribadi/kelompok ), hal ini seolah olah telah menjadi penyakit kronis bagi Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA). Mereka adalah wakil rakyat, Undang Undang mengamanatkan 3 fungsi kepadanya yaitu; legislasi, controlling, dan budgetting.

Sekarang mari kita desak DPRA untuk menesahkan RAPBA jika mereka tidak mampu langsung di pergub kan.

kita juga meminta kepada gubernur Aceh supaya fokus membahas anggran bersama dewan, jangan asik menulis status di akun Facebook.

 



Hari ini: razjis mengandalkanmu

razjis fadli membutuhkan bantuanmu untuk mengajukan petisi "Dewan Perwakilan Rakyat Aceh dan Gubernur: Segera Sahkan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh ( APBA ).". Bergabunglah dengan razjis dan 10 pendukung lainnya hari ini.