Cegah terulang, Tuntut Permintaan Maaf Pemda Labuhan Batu kepada Koko !

0 telah menandatangani. Mari kita ke 100.


Hasil investigasi yang dilakukan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia telah membuktikan bahwa telah terjadi kesalahan dalam proses perekrutan calon Paskibraka Kabupaten Labuhan Batu Periode 2019. Disampaikan melalui Deputi Pengembangan Pemuda Kemenpora, Asrorun Niam Sholeh, "bahwa memang mekanisme recruiting calon Paskibraka di Kabupaten Labuhan Batu tahun 2019 tidak sesuai dengan Peraturan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia yang mengatur tentang prosedur perekrutan Paskibaraka karena masuknya "seseorang" yang dipersoalkan tersebut tidak mengikuti proses seleksi sejak awal tapi sebatas "Diskresi" dari kepala dinas Pemuda dan Olahraga". Hal tersebut disampaikan pada saat wawancara di salah satu stasiun televisi Swasta 17 Agustus 2019 yang lalu.

Meskipun Koko Ardiansyah telah banyak diapresiasi selama beberapa hari ini dan mencapai puncak ketika berjumpa dengan Presiden Republik Indonesia Bapak Joko Widodo di istana. tetapi menurut hemat kami, kita luput bahwa tetap ada keputusan tata usaha Negara dalam hal ini keputusan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Labuhan Batu yang salah tetapi belum dikoreksi dan berpotensi berulang di Kemudian Hari. Apalagi pengganti Line-up Paskibraka yang tidak mengikuti seleksi sama sekali tersebut adalah anak PLT Bupati Labuhan Batu. Ada semacam Nuansa "intervensi" yang terlihat dalam proses pengambilan keputusan ini, kita menghindari penggunaan Instrumen-instrumen Negara (Birokrasi dan atau Hukum) yang dipakai dengan cara-cara yang keluar dari prosedur hukum yang berlaku.

Secara Moril, Petisi ini akan kami jadikan sebagai energi pendorong untuk melihat seberapa besar dukungan Publik. Advokasi ini akan kami lanjutkan dalam tujuan untuk mengkoreksi dan menguji Keputusan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Labuhan Batu tentang formasi Paskibraka Labuhan Batu 2019 melalui Pengadilan Tata Usaha Negara Medan dan atau Ombudsman Republik Indonesia. Tujuan nya hanya satu, kita meminta Pengkuan salah dan Permintaan maaf dari Pemerintah Labuhan Batu kepada Masyarakat Indonesia secara umum dan Koko Ardiansyah secara khusus.

Salam Hangat,

Lingkar Advokasi Administrasi Negara Labuhan Batu.