Tuntut Mundur Bagus Setyawan dari Ketua Karangtaruna kabupaten Kebumen,

0 telah menandatangani. Mari kita ke 100.


Assalamu'alaikum wr. Wb.

Salam Pemuda 

MERDEKA, MERDEKA, MERDEKA...

KarangtraunaKabupaten Kebumen adalah wadah Organisasi Masyarakat muda Kebumen. Idealnya Organisasi ini di isi oleh para kaum muda penggerak di kabupaten yang siap peduli terhadap seluruh pemuda yang ada di kabupaten kebumen.

Hari ini, Karangtrauna kabupaten memegang peranan strategis untuk menjadi jembatan karangtrauna Desa dan kecamatan menyampaikan aspirasinya kepada pemerintah kabupaten. Akan tetapi, karena adanya kepentingan oknum pengurus karangtrauna Kabupaten periodesasi sebelumnya, kemudian Temu karya Karangtaruna kabupaten sebagai ajang komunikasi karangtrauna se-Kebumen dan ajang pemilihan ketua Karangtaruna tingkat kabupaten, kemudian direduksi dan dikerdilkan.

Dikarenakan adanya kepentingan dari Pengurus Karangtaruna lama untuk menjadikan salah satu kandidatnya,maka temu karya Karangtaruna kabupaten kebumen menjadi temu karya Karangtaruna paling buruk sepanjang sejarah.

Karangtrauna Desa idealnya bisa punya wadah kedepannya, ketika Orang yang menjadi nahkoda karangtrauna di kabupaten kebumen adalah orang yang dipilih secara demokratis. Akan tetapi kemudian itu bisa menjadi pepesan kosong ketika melihat prosesing pemilihannya saja sudah tidak benar. 

Baru hari ini, temu karya Karangtaruna kabupaten kebumen memiliki suara lebih dari sepuluh. Idealnya untuk tingkat kabupaten hanya memiliki satu suara dan setiap kecamatan minimal memiliki satu suara. Tapi dikebumen, karena adanya kepentingan oknum pengurus karangtrauna lama. Hal itu dikerdilkan.

Hari ini, wajtunwa pemuda untuk menunjukkan taringnya kepada penguasa. Bagus Setyawan selaku ketua terpilih adalah pimpinan dewan di dewan perwakilan rakyat kabupaten kebumen. Sekaliber pimpinan dewan idealnya bisa menjadi tauladan masyrakat dan kalangan pemuda. Bukan menyangsikan beliau selaku anggota DPRD Kebumen dari Fraksi Partai Amanat Nasional. Kita menyesalkan cara dan mekanisme beliau terpilih yang terkesan sudah di setting dari pemilihan belum dimulai. Ditinggalkannya pengurus Karangtaruna tingkat kecamatan dari ajang pra Temu karya menjadi indikator adanya Kong kalikong Temu karya Karangtaruna kabupaten kebumen.

Tuntutan petisi ini adalah

1. Silahkan bagus Setiawan selaku ketua terpilih untuk mundur dari jabatan Ketua. Mengingat anda juga sebagai peserta pemilu calon legislatif di tahun 2019 ini, maka ada baiknya anda mundur. Jangan sampai karangtrauna Kabupaten Kebumen dijadikan media untuk kepentingan kampanye anda.

2. Meminta ketua panitia temu karya kabupaten kebumen saudara Gigin untuk meminta maaf kepada seluruh pemuda dikabupaten Kebumen karena sudah menganggap kita pemuda kebumen seperti tidak ada. Ternilai dari cara anda yang terkesan sembunyi-sembunyi dalam mengadakan acara Temu karya Karangtaruna kabupaten kebumen.

3. Meminta kepada bupati untuk tidak memberikan SK kepada bagus Setyawan dan mengulang kembali proses temu karya Karangtaruna kabupaten kebumen dengan lebih fair. Dengan mempersihlakan kepada 26kecamatan di kabupaten kebumen mengajukan calon pemuda terbaiknya untuk maju sebagai ketua Karangtaruna kabupaten. Dalam rangka menumbuhkan kembangkan potensi pemuda dan memberikan ruang kepada generasi baru untuk turut berpartisipasi dalam temu karya Karangtaruna kabupaten kebumen.

Kepada seluruh pemuda se Indonesia dan Kebumen secra khusus untuk bisa membantu perjuangan gerakan pemuda dengan mengikuti petisi ini. Sudah saatnya pemuda untuk berani unjuk gigi, Partai politik tidaklah bisa mengatur kehidupan pemuda, hanya karena partai penguasa kemudian kami para pemuda dibungkam dan tidak di anggap, itu adalah pernyataan yang slaah. 

Mewakili Pemuda dikabupaten Kebumen,saya memohon kepada saudara Bagus Setyawan untuk mundur dengan hormat dan mengawal kembali proses Temu karya Karangtaruna kabupaten kebumen dengan sukses. Anda adalah wakil pimpinan dewan di kabupaten kebumen, semoga anda bisa memberikan tauladan yang baik kepada kami.

Wassalamu'alaikum wr. Wb.