Dukung Kabupaten Pohuwato Hentikan Polusi Plastik

0 telah menandatangani. Mari kita ke 200.


Semua plastik yang pernah dibuat masih ada di muka bumi ini. Kantong plastik yang kita gunakan 10 tahun lalu? Kemasan shampo dari 30 tahun lalu? Bungkus makanan dari 50 tahun lalu? Semua masih ada dan menumpuk di lingkungan, mengapung di sungai-sungai, memasuki tubuh hewan-hewan laut dan sekitarnya, sampai akhirnya kembali pada kita dan masuk ke dalam tubuh dalam bentuk mikroplastik. 

Mulai 1 Desember 2018, pemerintah kota Bogor resmi melarang penyediaan kantong plastik di pusat perbelanjaan seperti minimarket, pasar swalayan, dan mall. Selain Bogor, Banjarmasin dan Balikpapan telah lebih dulu memberlakukan aturan pelarangan ini. Per tanggal 1 Januari 2019, pemerintah Denpasar juga akan menerapkan larangan serupa di wilayahnya. 

Ini adalah langkah awal yang baik untuk mewujudkan Indonesia bebas plastik sekali pakai seperti kantong plastik, sedotan plastik, dan styrofoam. Banjarmasin sendiri berhasil mengurangi 54 juta lembar kantong plastik semenjak diberlakukannya aturan ini tahun 2016 lalu. Jika satu kota saja bisa mengurangi puluhan juta lembar kantong plastik, bayangkan jika seluruh kota dan daerah di Indonesia memberlakukan larangan penyediaan kantong plastik!

Ayo ajak Pemerintah Kabupaten Pohuwato untuk #PantangPlastik dan mengendalikan laju plastik sekali pakai dimulai dengan memberlakukan larangan penyediaan dan penggunaan kantong plastik sekarang juga. Tak hanya menjaga kebersihan lingkungan, kamu juga turut melestarikan hidup hewan-hewan yang ada di lautan dan sekitarnya.