Petisi ditutup

Copot Kepala Puskesmas Kajang Kassi Bulukumba

Petisi ini mencapai 34 pendukung


Jenazah warga di Kajang, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, terpaksa ditandu menggunakan sarung dari Puskesmas Kajang ke rumah duka sejauh 5 kilometer.
Pasalnya, tak ada ambulans atau mobil jenazah yang disiapkan.
Foto ini di-posting warganet pemilik akun Rauf Mila pada Facebook.

Dilaporkan jurnalis TribunBulukumba.com, Syamsul Bahri, jenazah tersebut adalah jenazah almarhum Mappi, warga Bongoro, Kelurahan Laikang, Kecamatan Kajang, Kabupaten Bulukumba.

Mappi menghembuskan nafas terakhir di Puskesmas Kajang, Kamis (24/8/2017), sekitar pukul 02:00 Wita.
Saat hendak dibawa ke rumah duka, keluarga almarhum berinisiatif meminjam ambulans milik Puskesmas sebab tak ada mobil jenazah.
Pihak Puskesmas malah tak mengizinkan.


"Dia ditandu saja pulang karena pihak puskesmas tidak mengizinkan mobil ambulans di tempat itu digunakan," kata salah seorang kerabat Mappi bernama Rauf Mila, Jumat (25/8/2017) "kutipan tribun timur".

Oleh karena itu terkait dengan kejadian itu kami menembuskan ke kementerian dinas kesehatan untuk turun tangan meninjau kejadian tersebut dan pemda kabupaten bulukumba untuk segera mencopot kepala puskesmas kassi (kajang) dan mencopot dinas kesehatan yg tak bisa bertanggung jawab atas kejadian tersebut dan tak bisa bertanggung jawab atas jabatannya.



Hari ini: Syamsurya mengandalkanmu

Syamsurya Pratama membutuhkan bantuanmu untuk mengajukan petisi "Bupati dan Wakil Bupati Bulukumba: Copot Kepala Puskesmas Kajang Kassi Bulukumba". Bergabunglah dengan Syamsurya dan 33 pendukung lainnya hari ini.