CABUT GELAR SRI PADUKA RAJA BULELENG YANG DIBERIKAN KEPADA FADLI ZON

0 telah menandatangani. Mari kita ke 1.500.


Pemberian gelar SRI PADUKA RAJA BULELENG/SINGARAJA oleh Puri Buleleng kepada Fadli Zon merupakan tindakan tidak terpuji dan melecehkan martabat dan nama Buleleng khususnya dan Bali secara umum sehingga GELAR ini HARUS DICABUT. 

Pertama, Kerajaan Buleleng sudah tidak lagi ada sejak Raja Buleleng terakhir AA Ngurah Ketut Jelantik yang menjadi Raja Buleleng tahun 1947 - 1950 menggantikan AA Nyoman Panji Tisna (1944 - 1947) dan setelah itu Kerajaan Buleleng bergabung kedalam NKRI. Sehingga pemberian gelar Raja dari institusi yang bukan lagi Kerajaan dan bukan oleh seorang Raja merupakan tindakan tanpa hak. 

Kedua, pemberian gelar Raja hanya diberikan kepada seseorang dalam garis keturunan Raja yaitu Putra Mahkota dan bukan diberikan kepada orang lain dari luar kerajaan itu sendiri. 

Ketiga, membawa nama gelar "Buleleng" seharusnya menjadi domain pemerintah Kabupaten Buleleng dan orang-orang Buleleng sendiri. Karena kalau orang ini bertindak negatif, akan dapat membawa dampak negatif nama Buleleng itu sendiri dan Bali.

Keempat, Kerajaan sudah tidak ada lagi di Bali secara administratif, sehingga gelar Raja ataupun penobatan menjadi Raja hendaknya diatur oleh Pemerintah Provinsi Bali agar jangan menjadikan polemik dimasyarakat. 

 Meminta perhatian Bupati Buleleng dan Gubernur Bali untuk menertibkan hal ini. 



Hari ini: KOMANG mengandalkanmu

KOMANG PRIAMBADA membutuhkan bantuanmu untuk mengajukan petisi "Bupati Buleleng : CABUT GELAR SRI PADUKA RAJA BULELENG YANG DIBERIKAN KEPADA FADLI ZON". Bergabunglah dengan KOMANG dan 1.091 pendukung lainnya hari ini.