Bubarkan Organisasi yang Radikal dan Yang Memecah Belah NKRI

0 telah menandatangani. Mari kita ke 500.


Saat ini banyak sekali organisasi agama yang berstatus radikal. Keagamaan yang radikal bukanlah suatu hal yang baik, sayangnya masih banyak orang yang tidak mengerti maksud radikal itu tersendiri. Radikalisme adalah sebuah ideologi yang  membuat sebuah perbedaan pada sistem sosial atau politik, dengan menggunakan cara kekerasan. Intinya, sikap radikal dapat mendorong perilaku individu untuk membela suatu kepercayaan secara mati-matian, keyakinan, agama atau ideologi yang dianutnya. Dapat disimpulkan bahwa agama radikal merupakan agama yang menekankan kemurnian hidup agama sesuai dengan hukum agama tersendiri.

Tentunya hal seperti itu merupakan sikap atau tindakan yang tidak patut diikuti, sama seperti orang yang hanya fokus dengan tugasnya tapi ia tidak memikirkan atau peduli dengan kejadian di sekitarnya.

Sistem agama yang radikal ada banyak di Asia Tenggara, terutama di Indonesia. Sampai sekarang masih banyak sekali sistem-sistem organisasi agama yang memiliki unsur-unsur radikal. Tidak hanya satu organisasi namun terdapat 17 organisasi yang disusupi ajaran-ajaran radikal. Warga yang belum paham bisa saja langsung terpengaruh dan memiliki pemikiran berbeda dengan hal yang sebenarnya. Ia juga menyatakan bahwa cara mereka merubah pikiran orang dengan mudah adalah dengan menggunakan bantuan Ulama yang membuat orang lebih percaya pada ajaran tersebut.

Dengan petisi ini kami ingin Indonesia bebas dari organisasi yang radikal. Karena dengan adanya organisasi agama radikal masyarakat tidak mempunyai kebebasan atas kepercayaan masing-masing. Tidak hanya membatasi kebebasan atas kepercayaan tetapi masyarakat juga tidak dapat mengekspresikan agama yang mereka miliki dan percaya. Organisasi tersebut mempunyai tujuan untuk membuat warga Indonesia mempunyai agama yang serupa. Dengan itu warga yang tinggal dekat dengan orang-orang dalam organisasi tersebut merasa tidak nyaman terkadang juga takut dipaksa mengikuti ajaran agama mereka.

Semua hal yang sudah di sebut bisa dihilangkan dengan tindakan pemerintah untuk membubarkan mereka. Organisasi radikal yang tersebut telah melanggar UUD tahun 1945 dan Pancasila. UUD yang dilanggar tercantum di bawah;

UUD Bab XA (Hak Asasi Manusia)

Pasal 28E

(1)     Setiap orang bebas memeluk agama dan beribadat menurut agamanya, memilih pendidikan dan pengajaran, memilih pekerjaan, memilih kewarganegaraan, memilih tempat tinggal di wilayah negara dan meninggalkannya, serta berhak kembali.

Tidak hanya melanggar UUD tahun 1945 tetapi ajaran radikal  juga melanggar Pancasila yang kita jalani, yaitu sila yang pertama dan kedua. Sila pertama Pancasila, ketuhanan yang maha esa dan  sila kedua manusia yang adil dan beradab. Kedua sila Pancasila di atas menyatakan bahwa kami semua adalah ciptaan Tuhan dan kita mempunyai kebebasan atas agama dan kepercayaan yang kita miliki.

Dengan itu, kita harus satukan kepercayaan kita untuk menghilangkan organisasi radikal di Indonesia.