Petisi ditutup

Kembalikan Armada Transjakarta Cibubur-Cawang

Petisi ini mencapai 26 pendukung


Kericuhan pasti terjadi setiap hari di halte Transjakarta Cawang UKI, saat bus tiba dan akan berangkat ke Cibubur. Untuk jurusan ini, penumpang selalu membludak, masa tunggu berkisar 30-70menit, mengakibatkan desak-desakan, teriakan wanita terjepit, petugas yang frustrasi, dan ungkapan kesal serta saling menyalahkan. Penyebabnya: sejak 25 Januari lalu, jumlah armada untuk trayek ini berkurang dari 8 bus menjadi hanya 4, atas perintah PLT Gubernur DKI, Sumarsono. Lho kok?

Padahal, trayek ini merupakan pengembangan trayek Cawang UKI-Depok yang sukses hadir sejak pertengahan 2016. Jumlah penumpang yang sangat banyak setiap kali bus Cawang UKI-Depok mampir di Cibubur mendorong manajemen Transjakarta, Oktober 2016, membuat trayek khusus: Cibubur-Cawang UKI. 

Dua bulan kemudian, biasalah, sejumlah sopir angkot K56 (UKI-Cileungsi) memprotes trayek ini dengan alasan mengurangi pendapatan mereka. Ndilalah, Plt Gubernur DKI, Sumarsono, yang baru mendapatkan amanat sementara menggantikan Ahok, sepertinya ingin tampil menjadi pahlawan. Sumarsono memerintahkan penghentian trayek tersebut selama 1 bulan, dan nanti saat beroperasi lagi jumlah armadanya dikurangi separuh. Beberapa petugas transjakarta yang saya temui mengatakan: "Harusnya Pemda gak boleh mengalah. Ini kan untuk pengembangan transjakarta, untuk kebaikan masyarakat."

Kehadiran transjakarta pasti disambut baik oleh masyarakat, karena pelayanan yang lebih manusiawi: aman, relatif nyaman, ber-AC, petugas lbh profesional, dan murah. Sementara kondisi angkot K56 harus jujur diakui: ugal-ugalan, kendaraan tua-bau-dan berkarat, tak ber-AC, dipaksa memuat banyak penumpang, 2x lipat lebih mahal, bonus asap rokok sopir bercampur asap knalpot.

Tidak seharusnya kepentingan sejumlah pemilik armada K56 mengalahkan kepentingan masyarakat ramai - terlebih lagi sampai mengalahkan kepentingan penataan angkutan massal Jabodetabek.

Pak Plt Gubernur DKI, Pak Kadishub DKI, kembalikan jumlah armada transjakarta Cawang UKI - Cibubur; bahkan sudah layak ditambah lebih dari 8, dan trayeknya lanjut ke Cileungsi. Hanya dengan begitu transjakarta akan semakin bermanfaat bagi masyarakat, jumlah mobil urban masuk ke Jakarta berkurang, dan ini namanya serius mengembangkan transportasi Jabodetabek yang modern dan professional.

Terimakasih 



Hari ini: Muzakkir mengandalkanmu

Muzakkir Husain membutuhkan bantuanmu untuk mengajukan petisi "Basuki Tjahaja Purnama: Pulihkan Armada Transjakarta Cibubur-Cawang". Bergabunglah dengan Muzakkir dan 25 pendukung lainnya hari ini.