Pantang Sedotan Plastik dan Kantong Plastik

0 telah menandatangani. Mari kita ke 100.


Permasalahan lingkungan merupakan permasalahan seluruh manusia yang hidup di lingkungannya, baik ataupun buruknya lingkungan disebabkan oleh perilaku manusia.

Berdasarkan hasil survey yang dilakukan oleh Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan STT Pelita Bangsa, penggunaan sedotan plastik di Kampus Pelita Bangsa yaitu 1875 batang/minggu dan jika di bentangkan panjangnya yaitu 468 m, sedangkan penggunaan kantong plastik yaitu 2120 pcs/minggu.

Terutama permasalahan sampah plastik khususnya kantong plastik dan sedotan plastik.

BAHAYA KANTONG PLASTIK

1.MEMICU PERUBAHAN IKLIM
Dari proses produksi, konsumsi, hingga pembuangannya menghasilkan emisi karbon yang tinggi sehingga berkontribusi terhadap perubahan iklim karena kondisi bumi semakin memanas. Sumber material kantong plastik yang terbuat dari minyak bumi, yang merupakan sumber daya alam tak terbarukan, mengakibatkan pencemaran lingkungan di negara-negara berkembang karena limbah pabriknya dibuang ke sungai dan pembakaran gas metana mengakibatkan emisi karbon ke udara.

2.MENCEMARI LINGKUNGAN
Kantong plastik merupakan barang sekali pakai dengan kegiatan pasca-konsumsi yang tidak bertanggung jawab. Kantong plastik yang dibuang sembarangan bisa menyebabkan:

-Tersumbatnya selokan dan badan air;

-termakan oleh hewan;

-rusaknya ekosistem di sungai dan laut;
Karena sampah plastik (khususnya kantong plastik) tidak dikelola dengan bertanggung jawab, hal ini menyebabkan Indonesia “dituduh” sebagai penyumbang sampah plastik terbesar kedua di dunia (Jambeck et al, 2015).

3.BERBAHAYA BAGI MANUSIA
Kantong plastik yang dibakar bisa menyebabkan pencemaran udara dan gangguan pernapasan. Selain itu, kantong plastik yang digunakan sebagai wadah makanan berpotensi mengganggu kesehatan manusia karena racun pada kantong plastik bisa berpindah ke makanan.

4.TERURAI SANGAT LAMA
Kantong plastik (dan jenis plastik lainnya) sulit terurai di tanah karena rantai karbonnya yang panjang, sehingga sulit diurai oleh mikroorganisme. Kantong plastik akan terurai ratusan hingga ribuan tahun kemudian. Kantong plastik yang diklaim ramah lingkungan pun akan terurai lama dan tetap akan menjadi sampah. Terlebih lagi karena sifatnya yang cepat terurai menjadi mikro plastik, akan lebih mudah untuk mencemari lingkungan.

BAHAYA SEDOTAN PLASTIK

1.Menurut data dari Eco-Cycle, organisasi daur ulang nonprofit, diperkirakan ada lebih dari 500 juta sedotan plastik sekali pakai digunakan setiap harinya di Amerika Serikat. Sementara di Indonesia, perkiraan pemakaian sedotan di Indonesia mencapai 93.244.847 batang setiap hari.

2.Dibutuhkan sekitar 200 tahun bagi sedotan plastik polypropylene untuk rusak di bawah kondisi lingkungan normal

3.Sedotan plastik juga bisa membahayakan seluruh makhluk yang tinggal di laut. Salah satu contoh kasus adalah seekor penyu yang hidung tertusuk sedotan plastik sepanjang 10 sentimeter di lepas pantai Costa Rica.

4.Pada dasarnya, apa pun yang terbuat dari atau dengan plastik dapat melepaskan bahan kimia berbahaya, seperti BPA, ke dalam minuman, makanan, atau produk perawatan kulit yang Anda pakai. Ini dapat menyebabkan angka masalah kesehatanjangka panjang, seperti kanker, penyakit jantung, dan diabetes.

Ayo bantu kami dalam mengatasi permasalahan plastik di Kampus Pelita Bangsa dengan menandatangani petisi ini berarti kamu berkontribusi dalam mendorong kebijakan pelarangan sedotan plastik dan kantong plastik di Kampus Pelita Bangsa.



Hari ini: Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan STT Pelita Bangsa mengandalkanmu

Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan STT Pelita Bangsa membutuhkan bantuanmu untuk mengajukan petisi "Bapak Moh. Mardiyana: Pantang Sedotan Plastik dan Kantong Plastik". Bergabunglah dengan Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan STT Pelita Bangsa dan 97 pendukung lainnya hari ini.