Menolak Pembangunan Gedung DPRD Flores Timur Yang Melanggar Perda

0 telah menandatangani. Mari kita ke 200.



Kami MENOLAK PEMBANGUNAN GEDUNG DPRD FLORES TIMUR   DI WAIBALUN oleh Bupati dan DPRD Flotim  karena melanggar Perda  No. 7 Thn 2012,  tentang rencana detail tata ruang kawasan perkotaan Larantuka Thn 2012-2032, kabupaten Flores Timur, Sekaligus meminta kepada Bupati Flores timur dan DPRD untuk membatalkan  kebijakan tersebut diatas. 

Menolak Pembangunan Gedung DPRD Flores Timur Yang Melanggar Perda.


Pokok Pikiran:

1. Bahwa Perda  No. 7 Thn 2012 tentang rencana detail tata ruang kawasan perkotaan Larantuka Thn 2012-2032  itu adalah produk hukum yang wajib jadi rujukan dalam pelaksnaan tugas PEMDA dan DPRD Flotim .

2. Rakyat Lewotana Flotim berhak mebgetahui secara terang benderang, berapa besar satuan biaya semua komponen bangunan gedung yang mencapai 34 M lebih itu, apalagi dengan sistim multi year.  Termasuk satuan harga areal lahan baru yang hendak dibeli itu.

3. Kiranya menjadi sebuah pertimbangan daris  aspek historis, strategis  dan ekonomis juga moral kultur Lamaholot Lewotana, Gedung Bale Gelekat adalah jati diri rakyat Lewotana Flotim kemarin, hari ini, dan kedepan.

Untuk itu  Kontrak kerja yang sudah dilakukan harus diputuskan/batal demi hukum. 

MARI SELAMATKAN FLORES TIMUR DARI KEBIJAKAN YANG TAK BERPIHAK PADA RAKYAT DAN LEWOTANA.......

Petisi ini digalang oleh kelompok peduli Flores Timur,  masyarakat diaspora Flores Timur, seluruh Indonesia karena Flotim bukan saja milik Masayarakat Flotim yang ada disana atau suku tertentu tapi milik kita semua rakyat  NKRI.

SALAM!