Permainan Tebak Bahasaku sebagai media pembelajaran kosakata dan istilah Bahasa Indonesia

0 telah menandatangani. Mari kita ke 100.


Halo, Indonesia!

Undang-undang nomor 24 tahun 2009 Bab I Pasal 1 Ayat 2 telah mengamanatkan warga negara Indonesia untuk menggunakan Bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi negara. Ternyata, masih banyak warga negara yang belum menggunakan Bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi pertama. Padahal jika kita selalu menggunakan Bahasa Indonesia dalam aktivitas sehari-hari, negara Indonesia bisa menjadi negara adidaya di ASEAN!

Badan Bahasa dan Perbukuan Republik Indonesia adalah salah satu lembaga yang berwenang membina bahasa dan sastra menurut Peraturan Presiden nomor 101 tahun 2018 yang memiliki fungsi sesuai Pasal 25 Ayat sub B yang berbunyi, "Badan Pengembangan Bahasa dan Perbukuan menyelenggarakan fungsi pelaksanaan pengembangan, pembinaan, dan pelindungan bahasa dan sastra Indonesia". Peraturan ini menjawab bentuk pembinaan bahasa adalah langsung berada di bawah wewenang lembaga ini. Badan Bahasa kemudian bergerak untuk mencari cara agar proses pembinaan bahasa khususnya Bahasa Indonesia dapat berjalan sesuai Peraturan Presiden.

Salah satu caranya adalah dengan membuat aplikasi dalam jaringan (daring) Kamus Besar Bahasa Indonesia edisi V. Aplikasi ini telah diunduh lebih dari 1 (satu) juta pengguna gawai. Aplikasi ini digadang-gadang akan menjadi alternatif pembelajaran Bahasa Indonesia melalui modelnya yang menarik, aplikatif, dan efektif. Ternyata, wacana tersebut menurut kami masih jauh dari ekspektasi yang diharapkan.

Aplikasi Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) edisi V tidak lebih menjadi sekadar aplikasi kebutuhan sementara warga negara Indonesia. Kami menemukan banyak pengguna aplikasi KBBI edisi V yang menggunakan aplikasi ini hanya sebatas pencarian kosakata atau istilah yang asing bagi mereka. Artinya, mereka hanya membutuhkan aplikasi ini jika hanya dibutuhkan oleh mereka. Kami mengritik penggunaan aplikasi yang baik seharusnya bukan hanya sebagai pemuas kebutuhan tetapi sebagai alat pembelajaran bagi para penggunanya.

Kami mengusung aplikasi pembelajaran kosakata dan istilah Bahasa Indonesia melalui model permainan kuis interaktif. Aplikasi ini bernama "Tebak Bahasaku". Aplikasi ini dapat menguji tingkat pengetahuan dan menambah pembendaharaan kosakata dan istilah dalam Bahasa Indonesia sesuai dengan Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia. Konsep aplikasi ini mengusung konsep permainan, artinya setiap pengguna dapat mengukur tingkat kemampuan berbahasa Indonesia yang baik dan dapat membandingkan angka tersebut dengan teman-teman lainnya sesuai dengan konsep yang sangat digemari masyarakat, layaknya permainan masa kini.

Aplikasi Tebak Bahasaku memerlukan dukungan dari Badan Pengembangan Bahasa dan Perbukuan. Kami meyakini dukungan akan diberikan kepada tim pengembang jika banyak masyarakat yang membutuhkan metode ini. Maka dari itu, kami mengajak seluruh warga negara Indonesia khususnya remaja Indonesia untuk mendukung aplikasi Tebak Bahasaku menjadi aplikasi pembelajaran yang efektif dalam mendukung upaya pembinaan bahasa bagi generasi muda. 

Pada akhirnya, penggunaan kosakata dan istilah Bahasa Indonesia menjadi tanggung jawab seluruh warga negara Indonesia. Tanggung jawab ini merupakan bentuk pembelaan tertinggi kita atas rasa cinta terhadap tanah air. Aplikasi Tebak Bahasaku tidak dapat menjadi rujukan utama dan hanya dapat menjadi alternatif pembelajaran Bahasa Indonesia masa kini sesuai dengan kebutuhan generasi muda.

Ayo bersama kita dukung program aplikasi permainan Tebak Bahasaku menjadi aplikasi pembelajaran alternatif Bahasa Indonesia yang mendukung implementasi slogan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yaitu: utamakan Bahasa Indonesia, lestarikan bahasa daerah, dan kuasai bahasa asing!