Jalur seleksi CPNS formasi guru antara guru serti dan non serti mohon dipisah

0 telah menandatangani. Mari kita ke 100.


Sebagaimana kita ketahui mendapatkan pekerjaan dan penghidupan yang layak merupakan kewajiban Negara yang tertuang dalam pembukaan UUD 1945.

Dunia pendidikan merupakan salah satu sektor penting dalam pembangunan SDM Indonesia yang unggul.

Selama ini dalam seleksi CPNS khususnya untuk formasi guru yang telah berlangsung ada kebijakan guru yang telah bersertifikasi bisa langsung mendapat nilai 100 tanpa mengikuti SKB.

Bagi kami hal ini tidak mengapa, tidak kami permasalahkan dan bahkan sudah bagus. karena sebagai penghargaan bagi guru yang sudah mengabdi sekian tahun.

Akan tetapi bagi kami yang menjadi masalah adalah digabungnya jalur antara guru sertifikasi dan belum sertifikasi.

Sehingga dengan seketika mematikan harapan khususnya guru-guru muda dan fresh graduated yang ingin ikut bersaing secara adil. Padahal kami sudah mengikuti tahap SKD dengan susah payah dan berhasil lolos, namun di tahap SKB bertemu dengan guru tersertifikasi tentu seketika kami hilang harapan.

Dan juga kita ketahui proses sertifikasi tidaklah mudah. Masih banyak guru-guru yang mengabdi lama namun karena satu dan lain hal belum bisa sertifikasi.

Panselnas CPNS selama ini telah melaksanakan seleksi CPNS yang semakin lama semakin baik. Seleksi CPNS telah dirasa adil, transparan, jujur, dan efektif. Namun tentu diperlukan saran dan masukan dari masyarakat sehingga diharapkan dapat menjadi lebih baik lagi.

Di satu sisi, pemerintah Indonesia sedang gencar melakukan perombakan birokrasi, salah satunya adalah dengan rekruitmen para generasi milenial yang aktif, enerjik, inovatif dan kreatif.

Oleh karena itu Kami mewakili seluruh Guru-guru muda di Indonesia, khususnya yang belum tersertifikasi karena fresh graduated atau karena hal-hal lain. Kami menuntut untuk:

Dipisahnya jalur antara guru non sertifikasi dengan guru sertifikasi sehingga tercipta persaingan yang lebih adil demi kemajuan negara kesatuan Republik Indonesia.