Selamatkan Observatorium satu-satunya di Jakarta, cita-cita Presiden Soekarno!!!

0 telah menandatangani. Mari kita ke 1.000.


mengutip (https://metro.tempo.co/read/1224024/anies-revitalisasi-tim-rp-18-t-planetarium-tanya-dapat-apa

TEMPO.CO, Jakarta - Pengelola Planetarium dan Observatorium Jakarta mengaku belum mengetahui detail rencana revitalisasi Taman Ismail Marzuki (TIM) di mana planetarium berada di dalamnya. Peresmian revitalisasi telah dilakukan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Rabu 3 Juli 2019.

Kepala Satuan Pelaksana Teknik Pertunjukan dan Publikasi Planetarium dan Observatorium Jakarta, Eko Wahyu Wibowo, masih bertanya-tanya revitalisasi seperti apa yang akan menyentuh planetarium. "Apakah hanya akan dipoles di bagian luarnya atau secara menyeluruh, kami belum tahu?" katanya, Jumat 12 Juli 2019.

Eko sangat berharap revitalisasi TIM senilai Rp 1,8 triliun menyisihkan anggaran untuk perbaikan dan perawatan alat-alat di planetarium. Dia mengungkapkan Planetarium dan Observatorium Jakarta terkendala perangkat simulasi benda-benda langit.

Kesulitan dialami setelah perusahaan teknologi Carl Zeiss Jerman memutuskan tidak lagi menjual dan melakukan perawatan suku cadang terhadap Planetarium dan Observatorium Jakarta pada tahun lalu. Sejak itu perawatan dan perbaikan alat rusak dilakukan mandiri.

"Kalau ada anggaran untuk perangkat-perangkat yang rusak dalam perencanaan revitalisasi mendatang, tentu akan lebih baik,” katanya.

Eko berharap rencana revitalisasi TIM akan memperkuat peran Planetarium dan Observatorium Jakarta sebagai sarana pendukung edukasi dan sains bagi masyarakat.

Revitalisasi TIM akan dilakukan dalam dua tahap. Fase pertama adalah pembangunan fasilitas baru seperti Plaza Graha Bhakti Budaya, Masjid Amir Hamzah, hotel, pusat kuliner, galeri seni, gedung perpustakaan dan pos pemadam kebakaran. Sedangkan fase kedua mencakup asrama seni budaya, theater arena, dan sejumlah renovasi pada gedung Planetarium.

Dalam peletakan batu pertama, Gubernur Anies Baswedan menyebut rencana revitalisasi sudah disiapkannya sejak November 2018 dan ditargetkannya rampung 2021. "Jadi yang ingin ditumbuhkan di TIM bukan sekadar bangunannya tapi justru ekosistem yang sehat," ujar Anies.

diluar itu, Saya sebagai pengguna Observatorium merasa pedih karena akan sangat dirugikan dengan adanya revitalisasi TIM tanpa memerhatikan posisi Observatorium. Observatorium yang dimiliki oleh Planetarium dan Observatorium Jakarta berjumlah 3 buah, yang akan siap terhalangi oleh gedung gedung tinggi yang akan dibangun menutupi mengurung Observatorium kami.

Maka dengan itu kami mohon, untuk pejabat terkait agar memerhatikan posisi pembangunan gedung, saya mendukung revitalisasi ini namun tolong dengan sangat, perhatikan posisi pembangunan gedung-gedung tinggi yang nantinya akan megurung kami, ini adalah cita-cita besar sang presiden pertama Indonesia Ir. Soekarno bisa memiliki observatorium di tengah Ibu Kota Jakarta