Ganti Rugi PLN Karena Pemadaman

0 telah menandatangani. Mari kita ke 100.


Terjadi mati listrik pada tanggal 4 Agustus 2019 di wilayah Jabodetabek dan juga Bandung, dengan kisaran waktu yang sangat lama, yang menyebabkan kelumpuhan ekonomi di wilayah yang terkena padam listrik tersebut. Berita terbaru mengatakan bahwa PLN hanya akan mengganti rugi kerugian yang dirasakan oleh para pihak yang dirugikan sebagai beriku :

"Plt Dirut PLN Sripeni Inten Cahyani mengungkapkan kompensasi akan diberikan sebesar 35% dari biaya beban atau rekening minimum untuk konsumen golongan tarif adjustment, dan sebesar 20% dari biaya beban atau rekening minimum untuk konsumen pada golongan tarif yang tidak dikenakan penyesuaian tarif tenaga listrik (Non Adjustment). Penerapan ini diberlakukan untuk rekening bulan berikutnya."

Hal tersebut tidak lah menutup bahkan mengganti kerugian yang dirasakan oleh masyarakat, mengacu pada undang-undang ketenagalistrikan pasal 29 ayat (1) huruf b, bahwa konsumen berhak mendapatkan tenaga listrik secara terus menerus dengan mutu dan keandalan yang baik. Maka dari itu dirasakan, bahwa Pihak PT. PLN selaku badan yang memiliki hak monopoli atas listrik di Indonesia telah melanggar hak konsumen sesuai dengan undang-undang tersebut, belum lagi apabila dikaitkan dengan Undang-undang perlindungan konsumen misalnya, dan masih banyak lagi. Jadi ayo isi petisi ini agar Pt. PLN dapat memberikan ganti rugi yang dianggap layak atas kerugian yang di derita oleh masyarakat yang merasakan hal padam listrik ini. Suara mu merubah Dunia dan Keadilan kawan. PLN bukan Badan yang kebal hukum dan tak tersentuh oleh hukum. dan rakyat bukanlah kerbau yang harus menerima dan nurut-nurut saja pada kebijakan-kebijakan mereka yang selalu cenderung sepihak saja keputusannya. Bukan kali pertama hal ini terjadi, maka dari itu mari kita rubah!