PILKADA KOTA MALANG 2018: Tolak Calon Kepala Daerah Tersangka Korupsi

0 telah menandatangani. Mari kita ke 100.


Dua dari tiga calon wali kota Malang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi. 1) Mochamad Anton dan 2) Yaqud Ananda Gudban ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus korupsi terkait pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) 2015.

Lantas tak satupun dari dua orang tersangka tersebut yang dengan gagah berani mundur dari pencalonan Pilwali Kota Malang 2018.

Dengan begitu warga malang saat ini sedang dipaksa menelan pil pahit. memilih satu dari tiga calon walikota yang dua diantaranya adalah tersangka korupsi. Kita dipakasa memilih seorang calon walikota yang juga seorang calon terpidana korupsi. Relakah kita hai Arek Malang jika Bhumi Arema-mu dipenuhi foto-foto para calon terpidana korupsi ketika kampanye nanti? Relakah kita hai arek malang jika pesta demokrasi warga malang ini dimenangkan calon terpidana korupsi?

Kami bukannya tak tahu jika dalam Pasal 191 ayat (1), Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 melarang setiap calon gubernur dan calon wakil gubernur, calon bupati, calon walikota dan calon wakil walikota untuk mengundurkan diri setelah penetapan calon.

Kami juga bukannya tak mengerti Asas Praduga Tak Bersalah. Tetapi apa peduli kami masyarakat jelata ini terhadap "tetek bengek" perundang-undangan yang kami rasa aneh dan tidak dapat memenuhi rasa keadilan.

Yang jelas harus kita lakukan adalah jangan diam. kita tak boleh diam ketika dua dari tiga calon pemimpin kita kemungkinan besar akan menjadi terpidana korupsi. Membiarkan ini semua terjadi sama halnya dengan membiarkan suara kita menjadi rebutan para tersangka korupsi.

Maka dengan ini kami mengajak kepada seluruh Warga Malang, Kera Ngalam untuk: 

- MENOLAK CALON WALIKOTA TERSANGKA KORUPSI

- MENUNTUT MUNDUR DARI PENCALONAN PARA CALON WALIKOTA TERSANGKA KORUPSI

- MENUNTUT PARTAI PENGUSUNG UNTUK MENCABUT MANDAT CALON WALIKOTA TERSANGKA KORUPSI

Perlu dicatat, dua tersangka ini adalah calon kuat yang kemungkinan besar akan menang. Dan jika itu terjadi maka julukan Malang sebagai Kota Pendidikan ini tak lagi pantas kita sandang, karena kita telah menjadi bagian dari kebobrokan bangsa ini.

Malang adalah kotanya para pejuang, kotanya para petarung, kotanya para pemenang. Jangan biarkan Malang yang kita cintai ini menjadi arena pertarungan calon-calon terpidana korupsi. 

Malang tak pernah se "Malang" ini. Malang iku keras Sam!

 



Hari ini: Ken mengandalkanmu

Ken Arok membutuhkan bantuanmu untuk mengajukan petisi "1) Mochammad Anton dan 2) Yaqud Ananda Gudban : PILKADA KOTA MALANG 2018: Tolak Calon Kepala Daerah Tersangka Korupsi". Bergabunglah dengan Ken dan 16 pendukung lainnya hari ini.