Pemuda Berkarya

22 supporters

    Started 1 petition

    Petitioning Joko Widodo, pemerintah

    PETISI TOLAK PRAKTIK POLITIK IDENTITAS

    Kami Kelompok Pemuda Berkarya dari Jurusan Culinary Business Universitas Ciputra menyuarakan penolakan kami atas adanya Politik Identitas di negara Indonesia.  Politik Identitas merupakan politik yang menekanan pada perbedaan-perbedaan yang didasarkan pada ciri atau tanda khas dari seseorang, sehingga politik identitas merupakan cara berpolitik yang mempersatukan kelompok karena adanya rasa ketidakadilan dan ketidakpuasan yang didasari oleh persamaan latar belakang golongan, contohnya suku, ras, agama, dan gender. Namun saat ini politik sering digunakan oleh banyak koalisi dengan membawa isu SARA yang dipenuhi dengan ancaman, manipulasi, dan intimidasi dari salah satu pihak politik yang lebih mengedepankan kepentingan kelompok mayoritas dan individu.   Dengan ini, kami secara tegas menolak praktik Politik Identitas di Indonesia karena : a.                      Penggunaan agama sebagai alasan dari individu, kelompok, atau partai untuk mementingkan kepentingannya sendiri dan berusaha memenangkan pemilihan demi keuntungan pemeluk agamanya.   b.                     Praktik politik identitas menciderai kehidupan berdemokrasi di Indonesia karena suara rakyat yang dianggap suara Tuhan ironinya dipakai untuk menguntungkan kepentingan pribadi atau kelompok yang se-identitas.   c.                      Bahaya praktik politik identitas akan mengancam integrasi bangsa dimana baik individu, kelompok, maupun partai politik cenderung mengedepankan kepentingan yang menguntungkan identitas tertentu yang tentunya sangat berbalik arti dengan semboyan negara Indonesia yaitu “Bhinneka Tunggal Ika” yang memiliki arti berbeda-beda tetapi tetap satu.   d.                     Dalam UU Pilkada pasal 69  mengenai larangan dalam kampanye tertulis larang berupa :   ·       Menghina seseorang, agama, suku, ras, golongan, Calon Gubernur, Calon Wakil Gubernur, Calon Bupati, Calon Wakil Bupati, Calon Walikota, Calon Wakil Walikota, dan/atau Partai Politik; ·       Melakukan Kampanye berupa menghasut, memfitnah, mengadu domba Partai Politik, perseorangan, dan/atau kelompok masyarakat; ·       Menggunakan kekerasan, ancaman kekerasan atau menganjurkan penggunaan kekerasan kepada perseorangan, kelompok masyarakat dan/atau Partai Politik; ·       Menggunakan tempat ibadah dan tempat pendidikan   Hingga saat ini hal- hal yang dilarang oleh undang-undang tersebut banyak terjadi pada saat pilkada maupun pemilu yang mengancam identitas nasional dan integrasi nasional bangsa Indonesia. Oleh karena itu kami mengajak saudara-saudara khususnya para generasi muda yang akan menjadi calon pemimpin masa depan untuk ikut melawan pola politik identitas yang merupakan politik kotor yang menghasut bangsa Indonesia ke arah kehancuran dengan cara menandatangani petisi ini.                                                                         Surabaya, 28 Maret 2019

    Pemuda Berkarya
    22 supporters