エキタス京都

136,344 supporters

    Started 6 petitions

    Petitioning Takashi Yamashita Minister of Justice

    Kami menghimbau supaya segera menghapuskan yang sistem latihan pekerjaan bagi orang asing

    Kami menghimbau supaya segera menghapuskan yang disebut “sistem latihan pekerjaan bagi orang asing” (gaikokujin gino jishu seido, dalam bahasa Jepang) yang berlaku di Jepang, karena sistem ini mengakibatkan pelanggaran hak asasi manusia terhadap para pekerja orang asing di negeri ini.----- Penuntutan kami kepada pemerintah Japang adalah sebagai berikut.----- 1.Yang disebut “sistem latihan pekerjaan bagi orang asing” harus segera dihapuskan.2.Para pengikuti latihan (sebenarnya pekerja dengan gaji sangat rendah) yang sedang diterima dikerjakan di Japang perlu dibantu oleh pemerintah Jepang agar mereka mendapat pelatihan kerja yang betul dan tepat, juga supaya hak mereka untuk bekerja terjamin. 3.Pemerintah Japang telah melakukan penelitian tentang pelanggaran HAM yang dialami pekerja asing di Jepang. Akan tetapi pemerintah menrahasiakan hasil penelitian tersebut. Kami menuntut penyimpakan hasil penelitian tersebut secara 100 persen. 4.Pemerintah Japang mau mengubah undang-undang keimigrasian supaya pekerja asing lebih gampang dan lebih banyak dibawa ke Japang. RUU tersebut baru disahkan oleh parlemen Desember 2018. Kami menuntut penghentian pemberlakuan UU keimigrasian baru itu sampai waktu pelanggaran HAM terhadap pekerja asing dihabisi secara tuntas. ----- Yang namanya “sistem latihan pekerjaan bagi orang asing” itu sebenarnya apa? Amandemen UU keimigrasian bertujuan memperluas luang gerak “sistem latihan pekerjaan bagi orang asing” untuk mendatangkan lebih banyak pekerja asing. Tetapi sistem tersebut namanya latihan tetapi sebenarnya suatu cara untuk mengerjakan orang asing dengan gaji jauh kecil dari pada upah minimum Jepang. Dalam “sistem” ini sudah menjadi biasa hal-hal negatif seperti gaji yang jauh dari rendah dibawah upah minimum yang ditetapkan undang-undang, potongan gaji oleh majikan dengan alasan biaya listrik kos dan lain-lain, kekerasan fisikal, gangguan seksuil. Makin tahun makin banyak pekerja asing yang menghilangkan diri dari tempat kerjanya karena kondisi pekerjaan tidak bisa ditahan lagi. Dalam enam bulan mulai Januari tahun 2018 sudah hilang sebanyak 4.279 orang pekerja asing yang megikuti “sistem latihan” tersebut. Mereka rata-rata menerima upah 452 yen per jam, sedangkan upah minim daerah tahun 2018 adalah 761 yen di Kagoshima prefecture sampai 985 yen di Tokyo. Yang menerima upah minimum yang ditetapkan kurang dari 20 persen. Fakta-fakta ini kami dapat ketahui menurut hasil wawancara petugas imigrasi Jepang dengan sebanyak 455 orang pekerja asing yang menghilankan diri dari tempat kerja masing-masing. Hasil wawancara ini diketemukan, diteliti dan baru diumumkan oleh wakil-wakil rayat partai-partai oposisi di parlemen Jepang. Di antara 455 orang pekerja asing tersebut ada yang dikerjakan oleh majikan 130 jam per minggu, yaitu, 19 jam per hari tanpa liburan seharipun, tetapi hanya diberi gaji 90.000 yen per bulan. Gaji bulanan sekecil ini berarti 193 yen per jam. Kami perlu menganggap kasus ini sebagai kondisi kerja budak yang paling menyedihkan.   Ketertanggung-jawaban pemerintah Jepang Walaupun mengetahui pelanggarang HAM terhadap pekerja asing, pemerintah Jepang sampai sekarang tidak mengambil lankah kepada para majikan pelanggar HAM. Bahkan pemerintah telah memimpin langkah membawa lebih banyak pekerja asing dalam langkah “sistem latihan”, khususnya di bidang pelawatan orang lanjut usia. Pemerintah bertindak begitu untuk menekan pengeluaran pemerintah di bidang kesejahteraan sosial yang makin tahun makin meningkat. Bahkan pemerintah Jepang sengaja memanipulasi hasil wawancara dengan pekerja asing yang tersebut di atas. Pelanggaran HAM diabaikan dan pekerja asing yang hilang dari tempat kerja dianggap hanya pindah tempat kerja untuk memcari upah yang lebih baik. Segala manipulasi dilakukan pemerintah untuk mengubah Undang-undang imigrasi agar mendatangkan lebih banyak pekerja asing ke Jepang dengan gaji terlampau rendah. Seolah-olah pemerintah Jepang ingin menghidupkan kembali lembaga kerja budak zaman lampau. Pengaruh negatif “sistem latihan pekerjaan bagi orang asing” terhadap masyarakat Japang “Sistem latihan” tersebut dapat mempengaruhi ekonomi Jepang secara negatif. Majikan-majikan yang mempunyai niat buruk bisa saja menyalahgunakan sistem ini. Majikan dengan niat baik hanya disusahkan mereka. Kalau gaji jauh di bawah upah minimum makin meluas, gaji rata-rata untuk semua pekerja di Jepang bisa saja ditekan. Ini lalu mengakibatkan diperkecilnya jumulah konsumisi di Jepang pada umumnya. Maka, bisa saja kondisi perekonomian Jepang kelak makin memburuk. Belakangan koran dan televisi Jepang sering memberitakan adanya perusahan dan penguasa hitam, yaitu, mereka yang mengeksploitasi pekerjanya dengan tekanan fisikal dan mental. Dalam kasus perusahan hitam ini, pekerja yang menderita adalah warga negara Jepang. Kita dapat memahami bahwa nasib pekerja orang asing erat kaitannya dengan kondisi makin buruk yang dialami pekerja orang Jepang. Kami khawatir, kalau “sistem latihan pekerjaan bagi orang asing” terus dilanjutkan, kritikan dari luar negeri bisa saja meningkat. Masalah ini bisa-bisa menimbulkan sengketa antara negara-negara yang mengirim pekerja ke Jepang di satu pihak, dengan Jepang sendiri di pihak lain. Akibatnya Jepang bisa diasingkan dalam hubungan internasional di dunia. Dilihat dari segi HAM, juga dari segi perekonomiannya dan hubungan internasionalnya Jepang, “sistem latihan pekerjaan bagi orang asing” harus dihentikan dan dihapuskan.   Supaya tiada lagi korban “sistem latihan pekerjaan bagi orang asing” Agar tida ada lagi pelanggara HAM terhadap pekerja orang asing,  penuntutan kami kepada pemeintah Jepang adalah sebagai berikut: 1.Yang disebut “sistem latihan pekerjaan bagi orang asing” perlu segera dihapuskan.2.Para pelatih-pekerja yang sedang diterima dikerjakan di Japang perlu dibantu oleh pemerintah Jepang agar mereka mendapat pelatihan kerja yang betul dan tepat, juga supaya hak mereka untuk bekerja terjamin. 3.Pemerintah Japang telah melakukan penelitian tentang pelanggaran hak asasi manusia yang dialami pekerja asing di Jepang. Akan tetapi pemerintah menrahasiakan hasil penelitian tersebut. Kami menuntut penyimpakan hasil penelitian tersebut secara 100 persen. 4.Pemerintah Japang mau mengubah undang-undang keimigrasian supaya pekerja asing lebih gampang dan lebih banyak dibawa ke Japang. RUU tersebut baru disahkan oleh parlemen. Kami menuntut penghentian pemberlakuan UU itu sampai waktu pelanggaran HAM terhadap pekerja asing dihabisi secara tuntas. Kami sedang mengumpulkan tanda-tangannya dari siapa saja yang mendukung himbauan kami, lalu akan mengajukan himbauan dan tanda-tangan itu kepada menteri kehakiman Jepang. Juga kami  menghimbau kepada semua partai-partai yang akan mengikuti pemilihan umum parlemen Jepang agar mereka memjanjikan kehapusan “sistem latihan pekerjaan bagi orang asing” dalam kampanye mereka di  pemilu. Beginilah himbauan Kami. Kalau anda setuju, silahkan memberi tanda-tangan anda. Juga kami meminta anda meluaskan himbauan kami lewat SNS dan sebagainya. Sebelumnya kami mengucapkan terima kasih kepada pertolongan anda.  

    エキタス京都
    22,724 supporters
    Petitioning Takashi Yamashita

    ¡Abolición inmediata del Programa de capacitación para aprendices extranjeros!

    Exigimos al gobierno japonés que: 1. Abola inmediatamente el Programa de capacitación para aprendices extranjeros.2. Otorgue alternativas dignas y legales de capacitación y empleo a los aprendices extranjeros actualmente incorporados.3. Publique el reporte sobre violaciones a los derechos humanos de los trabajadores extranjeros y suspenda la discusión en torno al proyecto de la ley para ampliar el número de estos trabajadores, hasta que sean solucionadas las dificultades a las que ellos se han visto enfrentados.--------------------------------------------------------------------------------------------------------------La situación actual del programa de capacitación de aprendices extranjeros El Proyecto de revisión de la Ley de Control de Inmigración está en discusión en el Congreso con el objeto de extender el Programa de capacitación de aprendices extranjeros y ampliar el número de trabajadores extranjeros. Sin embargo, el actual programa de capacitación ha permitido la constante violación de los derechos humanos de estos trabajadores mediante salarios por debajo del mínimo legal, la retención del salario a título de gastos de luz y gas, así como la violencia y el acoso sexual, entre otras violaciones.Ante la crudeza de las condiciones laborales, cada año aumenta la deserción de aprendices. Tan solo durante el primer semestre de 2018, han desertado 4279 personas. Según un estudio realizado por partidos de la oposición respecto a los resultados de las entrevistas hechas a 455 aprendices destrados por parte de la Oficina de Inmigración el salario promedio entre ellos por hora es de 452 yenes y más del 80 por ciento de ellos recibió menos del salario mínimo legal. El estudio señala también sobre una práctica similar a la esclavitud, ya que algunas personas han sido forzadas a trabajar 130 horas a la semana (19 horas por día, incluidos días feriados), por un sueldo mensual de 90mil yenes (193 yenes por hora). La responsabilidad del gobierno japonés El gobierno japonés no ha tomado ninguna medida a fondo para evitar el abuso por parte de las empresas receptoras a pesar de tener conocimiento sobre las constantes violaciones a los derechos humanos. Al contrario, su atención se ha dirigido hacia el aumento del número de aprendices en el campo de la asistencia pública, y de este modo, intenta despachar la revisión de la Ley de Control de Inmigración y amañar los reportes de entrevistas oficiales. Esto hace pensar que el Estado japonés allana el camino para el resurgimiento del sistema esclavista en el siglo XXI. ¿Cómo afecta esto a la sociedad japonesa?. Este Programa por una parte, agrava la economía japonesa, ya que a través de dumping empresas que incorpora aprendices extranjeros afecta las empresas del mismo negocio que maitienen condición laboral sano. Asimismo, se afecta negativamente el nivel del salario promedio de los trabajadores en general, al emplearse trabajadores extranjeros con un sueldo por debajo del salario mínimo legal. Es decir, de esta manera se baja notablemente el salario promedio de los trabajadores. De igual forma si baja el salario, también baja el consumo individual, con lo cual tiende a declinar la economía japonesa. En el mismo sentido, como no puede separarse “el problema de empresas negras” para trabajadores comunes y el del Programa de capacitación de los aprendices extranjeros, los ciudadanos japoneses están inmersos en esta problemática. Toda esta problemática en torno al programa de capacitación afecta la reputación de la sociedad japonesa en el mundo globalizado y podría a futuro generarle un problema internacional que incluso conlleve al aislamiento diplomático del Estado japonés. Es así como desde el punto de vista humanitario, económico y diplomático, no hay ninguna justificación para mantener el actual Programa de Capacitación. ¡Ya basta! Para que no ocurran más violaciones a los derechos humanos en torno a este programa, exigimos al gobierno japonés que 1. Abola inmediatamente el Programa de capacitación para aprendices extranjeros.2. Otorgue alternativas dignas y legales de capacitación y empleo a los aprendices extranjeros actualmente incorporados. 3. Publique el reporte sobre violaciones a los derechos humanos de los trabajadores extranjeros y suspenda la discusión en torno al proyecto de la ley para ampliar el número de estos trabajadores, hasta que sean solucionadas las dificultades a las que ellos se han visto enfrentados. Y para ello, las firmas recogidas en esta campaña serán entregadas al Ministro de Justicia en febrero de 2019.Asimismo, mediante esta campaña exigiremos a los partidos políticos que prometan públicamente la abolición del Programa de capacitación de los aprendices extranjeros durante el período de elecciones nacionales de 2019. (No se entregaran las firmas recogidas a los partidos). Agradecemos que nos ayuden a compartir esta campaña adelantada en change.org entre sus amig@s y conocid@s y a la vez. También esperamos que nos comuniquen partidos y organicaciones de la sociedad civil que pueden corlaborar como miembro de grupo partidario, así como los abogados, activistas y académicos que podrían colaborarnos de igual forma.

    エキタス京都
    22,724 supporters
    Petitioning Takashi Yamashita Minister of Justice

    Please end “the Technical Intern Training Program”, Japnnese public slavery, now.

    Please end TITP, japanese public slavery, now!   This is the translation of the campain 「外国人技能実習制度を今すぐ廃止してください」 into easy english, as foreigners in Japan could understand it.    We are requesting the Japanese Government to do these:  Please end “the Technical Intern Training Program” now.  Please listen to the voices of the interns who are working in Japan.  Please try to understand what they want.Please listen to each of them (the interns). We want places for them to learn how to do their job.Please treat them as human. Don’t fire them when they are working hard. Please help them.  Please check companies, and if there are ones that ignore human rights of the workers, tell everyone about them. If there are such companies or people, please don’t let new interns come to Japan until they change.Could you STOP all the discussions for now?   ■The real situation of “the Technical Intern Training Program”  Recently politicians were talking about changing a law of “Immigration Control”. It was about how to decide management of foreign people who comes to Japan. And it was passed.  They did it because they want to make “the Technical Intern Training Program” longer, and have more foreign people work in Japan. But, there have been MANY problems in TITP:  The companies pay them even lower than the official lowest pay in Japan.  The companies make them pay money which was actually not necessary.  People beat them, say things that make them feel sad, and abuse them sexually.  Most of the interns have to pay lots of money (from some hundred thousands yen to millions yens) to the brokers in their home countries. They have huge debt to come to Japan.   There are no rights to change workplaces for them even when they are forced illegal labor.  When they run away from illegal workplaces, they are forced to go back to their home countries by the Japanese Government. There are many more examples that show they are not treated as same human kind.  They are so awful that the number of interns who run away from companies is increasing every year. In 2018, 4279 interns ran away from their companies in the first 6 months. The government asked them why they ran away, but it did not want the research to be open. The opposition parties made it open and found 455 interns why they have left. The average pay of the 455 interns was 452 yen (4US$) per hour in reality. (Japanese minimum wage is around 700yen to 900 yen, 6US$to 8US$. ) And, more than 80% of them were paid less than the official minimum pay in Japan. It is against the Labor Standards Act in Japan.   Moreover, there are even worse things. There was a girl who had to work 19 hours a day. She didn’t have a break at all. If she worked for 7 days. she would have been working for 130 hours. If she worked for a month, she would have been working for 520 hours. And yet, her pay for a month was 90000 yen (800US$). That means that she was working being paid only 193 yen (1.7US$) per hour. It’s as if they were slaves.   Many interns were really in those terrible situations.   ■Responsibility of Japan as a country   The Japanese government knew those terrible situations of interns. However, the government didn’t try to change illegal companies. Not just not trying to improve the situation, they also tried to let more interns come to Japan to work in the field of caring weak old people. It was because they wanted to save Japan’s money as much as they can. And our government told a lie for the Parliament as if there were problems with the interns. They said ”the interns have run away because they wanted higher pay although they are paid well.” They are trying to change the Immigration Control to use foreign workers as cheap slaves. It’s 21st century now, but Japanese government is trying to bring back the old slavery as a country.   ■“The Technical Intern Training Program” is also not good for Japan’s future   The training program is also bad for Japan’s economy. There are people who have trouble if interns are forced to work in illegal way, because products they made will be sold cheaper. Legal companies in which people work in proper way would have trouble and go bankrupt. If you have foreign workers work with illegally low pay, Japanese workers might also be paid lower or not be paid properly. When people don’t have enough money, they have to save it and don’t buy things that they need. If people stop buying products, Japan’s economy becomes smaller and weaker. There are also problems having Japanese people work in illegal 'dirty companies'. It is related greatly to the problem of The Technical Intern Training Program. It’s a big problem for Japanese people too.   People around the world who realised that The Technical Intern Training Program is a terrible program have started to feel bad about Japanese people.  Even though it seems to be a small problem for Japanese people, it will be a big problem in the world in the future.  Japan might be disliked by people all over the world, and might be alone.    As a same human kind, we can NOT let The Technical Intern Training Program go on.  It’s a bad program when it comes to jobs and money.  It’s a bad program when it comes to the relationship between Japan and all other countries.  We don’t want The Technical Intern Training Program any more.    ■Not to make anymore victims, these are what we want We cannot let people ignore the human right anymore. We all are humans. So, we want Japanese government to do these.   Please end “the Technical Intern Training Program” now. Please listen to the needs of the interns who are working in Japan. Please try to understand what they need. Please listen to each of the interns. We want places for them to learn how to do their job. Please treat them as humans. Don’t fire them when they are working hard. They need help. Please check companies, and if there are ones that ignore human rights of the workers, tell everyone about them.  If there are such companies or people, please don’t let new interns come to Japan until they change.Could you just STOP all the discussions for now?    We will continue this campaign until February 2019.  Then, we are bringing your signatures to the minister who is in charge of law. There will be an election in 2019, and at that time, we will ask politicians and political parties to promise to put an end to “the Technical Intern Training Program”. We will show the signatures but not giving them to them. We really appreciate it if we could correct as many signatures as possible. Foreign people can sign too. If there is anyone who wants “the Technical Intern Training Program” to end, please sign. Please tell your family and friends about it. “Change.org” is giving advertisement too, and you can pay for it. If there are anyone who wants to work with us, it’ll be really helpful. Please translate this campaign into your own language if there is no translation, and please tell us about it. We will share it. If you know any citizens groups, political parties, lawyers, politicians, researchers who would support this campaign, please let us know. We would like foreign people to solve the problems together with us.   email:aequitaskyoto@gmail.com Twitter:https://twitter.com/aequitas_kyoto Facebook:https://www.facebook.com/aequitaskyoto/   Everyone, please please help us. Thank you for paying attention.

    エキタス京都
    22,724 supporters
    Petitioning 山下貴司法務大臣

    立刻废除外国人技能实习制度

    ↓请点击并签名。http://ur0.work/OhfU 请立即废除外国人技能实习制度 我们请求日本政府作出以下处理。 ——— 立刻废除外国人技能实习制度。 对于现已接收的实习生,需顺应每位实习生的要求,提供学习技能的场所以及雇佣保障等,尽可能提供救助措施。 对外国人劳动者的人权侵害状况调查报告作出公开,解决现状前,请全面停止国会审议对外国人劳动者的雇佣扩大。 ——— ■外国人技能实习制度的实际状态 现在,国会正在审议关于入管法的修改内容。目的是对外国人技能实习制度的延长扩大,吸收大量外国人劳动者。但在外国人技能实习制度方面,或以最低的工资待遇,以水电费用为名克扣工资,甚至以暴力及性骚扰等行为进行人权侵害已成常态化。 由于无法忍受凄惨的劳动环境以至于失踪的实习生每年都在增加,今年前半年就达到4279人。野党通过入管对455名失踪实习生的调查分析,克扣后平均每小时工资为452日元,现状以明确80%以上的实习生未达到最低工资标准。其中,一周工作130小时(平均一天19小时,无休息日)的工作强度基础上,月工资9万日元,换算成每小时193日元,此严重程度只能以奴隶状态形容。 ■日本政府的责任 日本政府明知这种人权侵害的现状,而未采取对恶性企业的铲除加以对策实施。岂止如此,看护领域实习生的接纳对抑制社会保障费用将占据主导,以篡改「为寻求合理报酬而失踪」听取调查而拙速修改入管法。在当今21世纪,日本政府是在复活奴隶制度。 ■外国人技能实习制度给日本带来的不良影响 外国人技能实习制度,对日本的经济有着严重的恶略影响。利用技能实习生带来的倾销痛苦,将波及到健全经营的同业者。另外,一部分企业以最低工资待遇雇佣外国人劳动者,也将造成一般劳动者工资标准大幅降低的担忧。工资降低导致个人消费能力低迷,以致日本经济的衰退。在黑心企业从业的一般劳动者和外国人技能实习制度的问题如出一辙,作为一般市民的我们不能袖手旁观。 另外,总体看外国人技能实习制度,对日本的国际感情造成不断恶化。未来会成为巨大的国际问题,并对日本外交领域造成世界性孤立。 以人道而言,从经济问题以及国际关系问题上考虑,外国人技能实习制度终将不允许存续。 ■为了不再出现二次被害者 为今后不再继续出现人权侵害,我们请求日本政府作出以下处理。 立即废除外国人技能实习制度。 对于现已接收的实习生,需顺应每位实习生的要求,提供学习技能的场所以及雇佣保障等,尽可能提供救助措施。 将对外国人劳动者的人权侵害状况调查报告作出公开,解决现状之前,请全面停止国会审议对外国人劳动者的雇佣扩大。 此署名,明年2月为目标,预计向法务大臣提交。另外和署名活动一同,为废除外国人技能实习制度编入2019年的国势选举公约,将向各政党做出请求(署名名册不交予政党)。 以上,请赞同者署名。另外请协助在SNS等的信息发布,告知友人,如能协助change.org的广告将对我们有很大帮助。 另外,此署名赞同团体的市民团体或政党,以及可提供赞同人姓名的律师,政治家,研究者请于我们联系。 邮箱:aequitaskyoto@gmail.comTwitter:https://twitter.com/aequitas_kyotoFacebook:https://www.facebook.com/aequitaskyoto/ 非常感谢大家的支持。

    エキタス京都
    22,724 supporters
    Petitioning Takashi Yamashita

    Abolish the Technical Intern Training Program, Japanese government-led slavery immediately

    This petition is the English translation of the campaign 「外国人技能実習制度を今すぐに廃止してください」 We strongly request the Japanese government to do the following:  .Abolish the Technical Intern Training Program for foreign nationals immediately. As for the current accepted interns, provide as much proper treatment as possible based on individual requests, such as provision for a place to acquire skills and guarantee their employment. Investigation reports on the situation of human rights violation of foreign workers must be disclosed and fully suspend Diet deliberation on a bill to accept more foreign workers until the labor conditions are improved. ーーーーーーーーーーーーーーーーーーーーーーーーーーーーー Realities of Technical Internship Training System Recently, there was an on-going discussion in the Japanese Diet on an amendment of the Immigration Control Act. The aim of assembly was to extend the foreign technical internship programs and accept large numbers of foreign workers. and the bill was approved. However serious human rights violation of foreign workers have been reported. Harsh working conditions like getting paid below minimum wage, payment deduction in the name of “utility expenses”, and bullying and sexual harassment have become so normalized. Unable to bear such a miserable working environment, the numbers of trainees who disappear are increasing year by year, reaching 4,279 foreign interns disappearing just in the first half of this year. Unlawful acts were revealed when the opposition party has analyzed 455 cases of interviews conducted by the Immigration to foreign interns. It turned out that average hourly wage after deduction was 452 yen (4 US$) , and 80% or more was getting paid less than the minimum wage (6 to 8 US$). In some cases, despite being forced to work 130 hours a week (19 hours a day with no days-off), some workers were getting paid only 90,000 yen (800 US$) in a month. That is equivalent to 193 yen per hour (1.7US$), an example of modern-day slavery. Responsibility of the Japanese government Though aware of these human rights violations, the Japanese government has not taken drastic actions against these malicious labor-starved companies. On the contrary, in order to suppress the growth in social security costs, the government has actively encouraged to accept large numbers of interns in nursing care fields. Some reports for the Diet have been fabricated and falsified (e.g. “The intern has disappeared seeking for higher wage”) so that the government could hastily revise the Immigration Control Law.Even in the 21st century, the Japanese government is officially trying to revive slavery. The negative impacts of foreign technical internship programs on Japan. The Foreign Skills Practice Training System also has a serious negative effect on the Japanese economy. The ones to suffer from the “dumping” of foreign technical interns include those Japanese companies that place importance on sound management as their corporate governance. There is also a deep concern that the wage level of ordinary workers will decline significantly if companies continue using foreign workers below the minimum wage. If the wage keeps going down, there will be a slump in personal consumption which can lead to Japan’s economic decline. The problems of general workers in sweatshops and the problems of foreign technical intern training system are two sides of the same coin and affect ALL of us a Japanese citizen. Moreover, international tensions are escalating through the foreign technical intern training system. This can lead to very serious international issues in the future and diplomatically isolate Japan from rest of the world. From the humanitarian perspective, as well as aspects of international relations and economic issues, we shall not allow to continue the foreign technical internship program any further.  A future of “No More Victims” In order to stop violating human rights any further, we strongly request the Japanese government to do the following:   Abolish the Technical Intern Training Program for foreign nationals immediately. As for the current accepted interns, provide as much proper treatment as possible based on individual requests, such as provision for place to acquire skills and guarantee their employment. Investigation reports on the situation of human rights violation of foreign workers must be disclosed and fully suspend Diet deliberation on a bill to accept more foreign workers until the labor conditions are improved.  We are planning to submit this signature to the Minister of Justice in February 2019. Based on this signature rally, we will also request each political party to incorporate abolishment of the foreign technical internship program into the commitment for the 2019 national election (we will not submit a signature list to political parties). If you would like to participate in the rally, please sign up now. Also, it will be highly appreciated if you can notify your friends and acquaintances about this movement through SNS. We would also be grateful if we could ask for your cooperation with advertisements on change.org In addition, if you are a lawyer, politician, researcher, citizen group or political party and would like to join us or have your name listed under our organization, please contact us. Thank you for your continued support.  email:aequitaskyoto@gmail.com Twitter:https://twitter.com/aequitas_kyoto Facebook:https://www.facebook.com/aequitaskyoto/

    エキタス京都
    22,724 supporters
    Petitioning 山下貴司 法務大臣

    外国人技能実習制度を今すぐに廃止してください

    私たちは日本政府に以下の要請を行います。 ーーーーーーーーーーーーーーーーーーーーーーーーーーーーー 外国人技能実習制度は、直ちに廃止してください。 現在受け入れ済みの実習生については、実習生個々の希望に添った形で、技能を学べる場所の提供や雇用の保障など、可能な限りの救済措置を提供してください。 外国人労働者の人権侵害状況についての調査報告を開示し、これらの状況が完全に解決するまで、外国人労働者の受け入れ拡大について国会審議を全面的に停止してください。 ーーーーーーーーーーーーーーーーーーーーーーーーーーーーー 外国人技能実習制度の実態 現在、入管法改正が国会で審議されています。これは外国人技能実習制度を延長拡大し、外国人労働者を大量に受け入れることを目的とするものです。しかし外国人技能実習制度においては、最低賃金を下回る低賃金や、光熱費名目での給料天引き、暴力やセクハラなど人権侵害が常態化しています。 悲惨な労働環境に耐えかねて失踪する実習生は年々増えており、今年前半だけで4279人に達しました。失踪した実習生に対する入管による聞き取り調査455人分を野党が分析したところ、天引き後の平均時給は452円、8割以上が最低賃金未満である違法な実態が判明しました。その中には、週130時間(1日19時間、休日なし)もの労働を強いられたにもかかわらず、月給は9万円・時給換算で193円という、最も深刻な奴隷状態としか言いようがない例さえありました。 日本政府の責任 日本政府は、こうした人権侵害状況を知りながら、これまで悪質な受け入れ企業に対して抜本的な対策を行ってきませんでした。それどころか、社会保障費抑制のために介護分野での実習生大量受け入れを主導し、「より高い賃金を求めて失踪した」と聞き取り調査を改ざんしてまで入管法改正を拙速に行おうとしています。21世紀になってなお、日本政府は公的に奴隷制度を復活させようとしているのです。 外国人技能実習制度が日本にもたらす悪影響 外国人技能実習制度は、日本経済に対しても深刻な悪影響を及ぼします。技能実習生を利用したダンピングによって苦しむのは、健全経営を行う同業者です。また、一部の企業が最低賃金以下の外国人労働者を使うことで、一般の労働者の賃金水準が大きく低下する懸念もあります。賃金が下がれば個人消費が低迷し、日本経済は衰退します。一般労働者のブラック企業問題と外国人技能実習制度の問題は表裏一体であり、私たち一般市民にとっても決して他人事ではありません。 また、外国人技能実習制度を通じて、日本に対する国際感情が悪化しつつあります。将来的に大きな国際問題となり、日本が外交的に世界から孤立する恐れさえ、大いにありえます。 人道的に言っても、経済問題や国際関係から考えても、外国人技能実習制度をこれ以上存続させることは決して許されません。 もう二度と被害者を出さないために これ以上の人権侵害を起こさせないために、私たちは日本政府に以下の要請を行います。 外国人技能実習制度は、直ちに廃止してください。 現在受け入れ済みの実習生については、実習生個々の希望に添った形で、技能を学べる場所の提供や雇用の保障など、可能な限りの救済措置を提供してください。 外国人労働者の人権侵害状況についての調査報告を開示し、これらの状況が完全に解決するまで、外国人労働者の受け入れ拡大について国会審議を全面的に停止してください。 当署名は、来年2月を目処に、法務大臣に提出する予定です。またこの署名活動をもとに、外国人技能実習制度廃止を2019年の国勢選挙の公約に組み込むよう、各政党に要請を行って参ります(政党へは署名名簿は提出いたしません)。 以上、ご賛同いただける方は、署名をお願い申し上げます。また、SNSなどでの拡散や、知人友人へのお知らせ、change.org上での広告への協力もいただけると助かります。 また、この署名の共同賛同団体になっていただける市民団体や政党、賛同人に名を連ねてくださる弁護士・政治家・研究者の方は、ぜひご連絡ください。 メール:aequitaskyoto@gmail.com Twitter:https://twitter.com/aequitas_kyoto Facebook:https://www.facebook.com/aequitaskyoto/ どうか皆様ご協力のほど、よろしくお願い申し上げます。 ーーーーーーーーーーーーーーーーーーーーーーーーーーーーー 共同賛同団体 エキタス にいがた青年ユニオン 社会民主党新潟県連合 賛同人(敬称略) 本田由紀 東京大学教授 教育社会学 中野昌宏 青山学院大学教授 社会思想史 松尾匡 立命館大学教授 経済学 木下ちがや 政治学 五野井郁夫 政治学者・国際政治学者 倉橋耕平 立命館大学ほか非常勤講師 社会学 山口一男 シカゴ大学 社会学 住友陽文 大阪府立大学 歴史学 川内博史 衆議院議員 立憲民主党 金森亨 日本共産党京都3区責任者 山井和則 衆議院議員 国民民主党 河本眞智子 nonstopkyoto 渡辺輝人 弁護士 日本労働弁護団常任幹事 福山和人 弁護士 中村優介 弁護士 日本労働弁護団常任幹事・同事務局次長 山田真吾 首都圏青年ユニオン前事務局長 山岸薫 ワーキングプア地位向上プロジェクト 加藤朝子 神戸電子専門学校日本語学科講師 芝田征二 香川大学名誉教授 太田潤七 指宿昭一 外国人労働者弁護団代表 安田浩一 ジャーナリスト 今野晴貴 NPO法人POSSE代表理事 辰巳 孝太郎 日本共産党参議院議員 福島瑞穂 社会民主党参議院議員  穀田恵二 日本共産党衆議院議員 志葉玲 戦場ジャーナリスト 榑松佐一 愛労連議長 倉林明子 参議院議員   *この文面は、埼玉県が作成した「外国人に優しい日本語の手引き」を参考に、日本語が初級レベルの方向けに書いたものです。文面は分かりやすさを優先し、ところどころ意訳されています。また社会的な問題に関心の高い方なら誰でも読めるようにと書いたので、子どもさんと一緒に考えるための資料としても使っていただけたら嬉しいです。 わたしたちは にほんせいふに これらのことを してくださいと もとめます。 ーーーーーーーーーーーーーーーーーーーーーーーーーーーーー 【がいこくじん ぎのう じっしゅうせいど】は、 すぐに やめてください。 いま にほんにいる がいこくじん じっしゅうせい の きぼうを まずは ちゃんと きいてください。ひとりひとりの きぼうを きいて、 きぼうする しごとを まなべる ばしょを ください。しごとを ちゃんと しているのに、 いきなり くびに なったり しないように、 ちゃんと にんげん らしく はたらけるように どうか たすけてください。 がいこくじんの はたらくひとの じんけん《=にんげん らしく いきる けんり》を、 こわす かいしゃが ないかを しらべて、 みんなに おしえて ください。もしも、 がいこくじんの はたらくひとの じんけんを こわす かいしゃや ひとが いたら、 それが ぜんぶ なおるまでは、 あたらしく がいこくじんの はたらくひとを ふやそうと しないでください。はなしあいを いっかい ぜんぶ とめてください。 ーーーーーーーーーーーーーーーーーーーーーーーーーーーーー ■がいこくじん ぎのう じっしゅうせいど の ほんとうの こと いま、 にほんに はいってくる がいこくじんの かんりや てつづきの しかたを きめる にゅうかんほう という ほうりつを かえようと せいじかが はなしあっています。 りゆうは 【がいこくじん ぎのう じっしゅう せいど】 を もっと ながくして、 もっと たくさんの がいこくじんの はたらくひとを ふやしたい からです。 でも、 【がいこくじん ぎのう じっしゅう せいど】は、 とても もんだいが おおいです。 にほんの くにが きめた いちばん ひくい  おかね より ひくい おかね しか はらって くれなかった。 とられなくて いいはずの おかねを ひつよう だからと とられた。 なぐられたり、 かなしくなることを たくさん いわれたり、 せいてきな いやがらせをされた。 ほかにも、 おなじ にんげん として あつかって もらえない ことが たくさん あります。 とても ひどいので、 かいしゃから いなくなる がいこくじん じっしゅうせいが まいとし ふえています。 2018ねんは、 さいしょの 6かげつ だけで 4279にんが いなくなりました。 そのなかの 455にんが どうして いなくなったのか、 やとうが しらべました。 ひつよう だから さしひきますと いわれて、 とられたあとに のこった おかねが いくらかを しらべました。 455にんの もらった おかねは へいきんすると、 1じかんに 452円 くらいで はたらかされて いました。 それに、 80%よりも たくさんの ひとが、にほんの くにが きめた いちばん ひくい おかねより もっと ひくい おかねしか もらえませんでした。 それは にほんで はたらくひとの ための ほうりつに いはんしています。 なかには、 もっと ひどいことが ありました。 1にちに 19じかんも はたらかされた ひとが いました。 やすみも ありませんでした。 7にち ずっと はたらいたら、 ごうけいで 130じかん はたらきます。 1かげつ はたらいたら、 520じかんも はたらくことに なります。 それなのに 1かげつの もらえた おかねは 90000えん でした。 1じかん 193えんで はたらかされている けいさんに なります。 まるで、どれい のような じょうたいです。 じっさいに そんな とても ひどいめに あったひとが いました。 ■にほんの くにとしての せきにん にほんせいふは、 がいこくじん じっしゅうせいが こんなに ひどいことを されていると しっていました。 それなのに よくないことを つづける かいしゃに やめさせようと しませんでした。 それどころか、 にほんの くには、 とくに よわった おとしよりを たすける かいごの ぶんやで、 たくさんの がいこくじん じっしゅうせいを いれようと しました。 くにの おかねを なるべく つかいたく なかったからです。 そして、くには、 がいこくじん じっしゅうせいに もんだいが あるかのように うそを はっぴょうしました。 がいこくじん じっしゅうせいは、 わるくない おかねを もらっているのに、 もっと もっと たかい おかねを ほしがって にげたと うそを つきました。 そして、にゅうかんほうを はやく かえて がいこくじんの はたらくひとを どれいにして やすく はたらかせようと しています。 21せいきに なったのに、 にほんは くにとして どれいせいどを ふっかつ しようと しています。 ■【がいこくじん ぎのう じっしゅう せいど】は にほんの みらいのためにも よくない 「がいこくじん ぎのう じっしゅう せいど」は、 にほんの けいざいにも とても わるい えいきょうを あたえます。 がいこくじん ぎのう じっしゅうせいを ただしくない ほうほうで やすく はたらかせて、 そのぶん やすく ものを うると こまるひとがいます。 ただしいことを している ただしい かいしゃです。 それだけでは ありません。 ただしくない やりかたで やすく がいこくじんの はたらくひとを りよう すれば、 にほんじんの おかねも やすくなったり、 ただしく はらって もらえなくなる かのうせいも あります。 おかねが すくなくなったら ひつようでも がまんして かわなく なります。 だれも かわなくなったら にほんの けいざいは ちいさく よわくなります。 にほんじんを ただしくない やりかたで はたらかせる もんだいもあります。 それは、 【がいこくじん ぎのう じっしゅう せいど】 のもんだいと とても おおきな かんけいが あります。 にほんじんに とっても、 とても たいせつで おおきな もんだいです。 【がいこくじん ぎのう じっしゅう せいど】が ひどい せいどだと しった ひとたちは、 にほんに たいして いやな きもちを かんじることが ふえてきました。 いまは にほんじんに とっては ちいさく かんじる もんだいでも、 しょうらいは もっと おおきな せかいてきな もんだいに なるでしょう。 にほんは せかいじゅうの みんなから きらわれて、 ひとりに なってしまう かもしれません。 おなじ にんげんとして、 わたしたちは 【がいこくじん ぎのう じっしゅう せいど】を ぜったいに ゆるせません。 しごとや、 おかねの ことを かんがえても よくないです。 せかいの みなさんとの かんけいを かんがえても、ただしくないです。 【がいこくじん ぎのう じっしゅう せいど】 を これいじょう のこしたく ありません。 ■もう ほかの ひがいしゃを ださないために わたしたちは もとめます これいじょう、 じんけん《=にんげん らしく いきる けんり》を こわすことを ゆるさない。 そのために わたしたちは にほんせいふに これらを もとめます。 【がいこくじん ぎのう じっしゅうせいど】は、 すぐに やめてください。 いま にほんにいる がいこくじん じっしゅうせい の きぼうを まずは ちゃんと きいてください。ひとりひとりの きぼうを きいて、 きぼうする しごとを まなべる ばしょを ください。しごとを ちゃんと しているのに、 いきなり くびに なったり しないように、 ちゃんと にんげん らしく はたらけるように どうか たすけてください。 がいこくじんの はたらくひとの じんけん《=にんげん らしく いきる けんり》を、 こわす かいしゃが ないかを しらべて、 みんなに おしえて ください。もしも、 がいこくじんの はたらくひとの じんけんを こわす かいしゃや ひとが いたら、 それが ぜんぶ なおるまでは、 あたらしく がいこくじんの はたらくひとを ふやそうと しないでください。はなしあいを いっかい ぜんぶ とめてください。     この しょめいは、 2019ねん 2がつ まで するつもりです。 あつまった しょめいを ほうりつを たんとうする だいじんに とどけます。 それと、 2019ねんに せんきょが あります。 そのときには、 【がいこくじん ぎのう じっしゅう せいど】を なくしますと、 やくそく してくださいと、 せいじかや せいとうに もとめます。 しょめい そのものは わたしません。 たくさん しょめいが あつまると とてもたすかります。 がいこくじんでも しょめいは できます。 もしも、 【がいこくじん ぎのう じっしゅう せいど】を なくしてほしいと おもう ひとがいたら、 しょめい してください。 かぞくや ともだちに おしえてください。 Change.orgでは、 こうこくも やっています。 もし、 きょうりょく してくれる ひとがいたら、 とても たすかります。 この しょめいに さんどうしてくれる しみんだんたい せいとう べんごし せいじか けんきゅうしゃが いたら、 れんらくを ください。 かいがいの みなさんとも いっしょに かいけつ していきたいです。 メール:aequitaskyoto@gmail.comTwitter:https://twitter.com/aequitas_kyotoFacebook:https://www.facebook.com/aequitaskyoto/ どうか みなさん たすけてください。よろしく おねがいします。 ーーーーーーーーーーーーーーーーーーーーーーーーーーー 呼びかけ文の骨子を、英語に翻訳したものを掲載します。 1. I ask for the Japanese Government to abolish Technical Intern Training Program,as soon as possible. 2. As for Technical Interns who have already started the Training Program in Japan,take every mesures to relief them .For example; provide them the place where to learn the technical skills,secure them to be employed, as their wishes. 3. I ask for the Government to investigate how Human Rights of foreign-workers' are violated ,and show us the outcome of inquiries. Furthermore, stop opening the Japanese labor market to overseas, until these miserable problems would have been solved. ーーーーーーーーーーーーーーーーーーーーーーーーーーーーー 署名呼びかけ文、各国語版の翻訳が進行しています。 フランス語訳 https://note.mu/aequitaskyoto/n/n1a50bf2ea6ee 中国語訳 https://note.mu/aequitaskyoto/n/n2b59d14ccd67

    エキタス京都
    22,724 supporters