Jokowi, Izinkan kami Graffiteach Gunakan Tembok Jalanan sebagai Sarana Belajar Anak Jalanan
  • A Joko Widodo

Questa petizione è stata consegnata a:

Gubernur DKI Jakarta
Joko Widodo

Jokowi, Izinkan kami Graffiteach Gunakan Tembok Jalanan sebagai Sarana Belajar Anak Jalanan

    1. Lanciata da

      Graffiteach

Semua anak punya cita-cita.

Anak jalanan pun ingin jadi seseorang suatu hari nanti dan cita-cita itu mereka tuliskan di Tembok Cita-Cita Grogol yang Graffiteach persembahkan untuk mereka. Di atas tembok beton berukuran 3 x 4 meter bertuliskan ‘Aku sekolah biar jadi…’ anak-anak ini menuliskan aspirasinya. Ada yang ingin jadi dokter. Jadi guru. Jadi dokter bedah. Bahkan ada juga yang menulis ingin menjadi Public Relation.

Tapi kini tembok itu sudah dibersihkan oleh cat putih, yang juga telah menutupi tembok-tembok lainnya.

Katanya "pemutihan" tembok-tembok ini merupakan program pembersihan pemerintah DKI Jakarta dalam rangka menyambut ulang tahun kota. Sayangnya program itu dilakukan tanpa memilah mana tembok yang bisa bermanfaat untuk anak jalanan, yang juga termasuk publik kota Jakarta.

Anak jalanan yang menyanyi di luar jendela mobil memang bukan pemandangan baru. Dengan muka memelas mereka menadahkan tangan dan meminta uang, “Buat makan dan sekolah, Mas” mereka biasa berkata. Tapi apa benar mereka sekolah?

Rasanya sudah jadi pengetahuan umum kalau banyak diantara mereka tidak mendapatkan pendidikan sekolah dan bahkan menolak untuk disekolahkan. Sungguh kenyataan yang prihatin di saat pemerintah mulai mencanangkan program sekolah gratis. Tapi tidak heran, karena dengan meminta-minta mereka bisa mendapatkan uang dengan mudah di jalanan.

Namun pendidikan tetaplah penting untuk masa depan mereka. Hanya dengan pendidikan mereka bisa mendapatkan pekerjaan dengan pendapatan yang lebih baik, mengeluarkan mereka dari lingkaran kemiskinan.

Tapi apa yang pemerintah lakukan saat mereka enggan untuk mendapatkan pendidikan formal? Apa yang dapat kita lakukan untuk membantu mereka mendapatkan pendidikan itu? Bukankah mengajar adalah tugas semua orang terpelajar?

Untuk itulah Graffiteach hadir. Saat anak-anak jalanan enggan untuk kembali ke sekolah, Graffiteach menghadirkan 'sekolah' itu di jalan. Menggunakan tembok jalanan yang sering dilalui anak-anak ini, Graffiteach ingin menumbuhkan kembali semangat belajar mereka dengan melukiskan pelajaran sekolah yang dibuat menarik di tembok-tembok jalanan.

Sejak Februari lalu, Tembok Mengajar Graffiteach beserta Yayasan Sahabat Anak dan ISCO (Indonesian Street Children Organization) telah bekerjasama dengan 19 seniman jalanan untuk melukis 15 tembok di daerah Cipinang Besar Selatan, Mangga Dua, Slipi dan Grogol. Masing-masing tembok melukiskan satu mata pelajaran, mencangkupi Matematika, IPA, Sejarah, Bahasa Inggris dan lainnya. Pelajaran di tembok-tembok inilah yang digunakan Sahabat Anak dan ISCO sebagai materi pengajaran saat anak-anak jalanan berkumpul.

Graffiteach ingin menanamkan kembali rasa ingin tahu pada diri anak-anak jalanan dan membuka wawasan mereka. Semakin besar rasa ingin tahunya, semakin memungkinkan pula mereka tertarik kembali ke bangku sekolah.

Sayangnya pada minggu terakhir April, pemerintah DKI Jakarta mulai melakukan pemutihan tembok-tembok jalanan untuk menutupi mural dibaliknya. Tembok Mengajar kami pun terkena dampaknya – Slipi sudah bersih, Grogol sebagian, entah apa yang terjadi pada Cipinang dan Mangga Dua.

Tapi Tembok Cita-Cita Grogol dengan tulisan anak-anak itulah yang paling kita sayangkan, karena tembok itulah pengingat mimpi-mimpi mereka.

Melalui petisi ini kami berharap pemerintah DKI Jakarta dapat mempertimbangkan penggunaan sarana umum untuk kepentingan anak jalanan. Walaupun tembok cita-cita dihapus, kami yakin cita-cita mereka tetap hidup di hati mereka. Dan untuk anak-anak jalanan inilah Graffiteach akan terus berkarya menghadirkan pelajaran sekolah yang menarik di tempat mereka berada – jalanan.

Mohon dukungannya!

#LearningWallsForStreetKids

Salam,
Graffiteach

A:
Joko Widodo, Gubernur DKI Jakarta
Tolong beri Graffiteach izin untuk menggunakan tembok jalanan sebagai sarana edukasi anak jalanan.

Cordiali saluti,
[Il tuo nome]

Ultime firme

    Notizie

    1. Raggiunte 1.000 firme

    Sostenitori

    Motivi per firmare


    Sviluppa il tuo strumento per vincere

    Utilizza le API di Change.org per sviluppare strumenti di organizzazione personalizzati. Scopri come iniziare.