Sidarto Danusubroto, Ketua MPR: Tolak nama Soeharto Sebagai Nama Jalan Medan Merdeka
  • Petición dirigida a: Marzuki Alie

Esta petición será entregada a:

Marzuki Alie
Ketua MPR RI
Sidarto Danusubroto
Jimmly Asshiddiqie

Sidarto Danusubroto, Ketua MPR: Tolak nama Soeharto Sebagai Nama Jalan Medan Merdeka

    1. Maria Katarina Sumarsih
    2. Petición creada por

      Maria Katarina Sumarsih

      Indonesia

Minggu, 1 September kemarin, suami saya bertanya, “sudah tau ada rencana nama Soeharto dijadikan nama Jalan Merdeka Barat atau Timur?” Saya terkejut. Saya langsung teringat anak saya Wawan, saat hidupnya banyak bercerita soal penyimpangan pemerintahan Soeharto. Dan saya harus menolak.

Itulah ingatan dan kesan pertama mendengar nama Soeharto dijadikan nama jalan utama di sekitar Monumen Nasional (Monas). Menjadikan Soeharto sebagai nama jalan, mungkin terlihat sepele. Tapi sesungguhnya menunjukkan pelupaan, bahkan perayaan penyimpangan kekuasaan masa lalu.

Dengan memulai petisi ini, saya ingin mengajak siapa saja yang masih bersimpati pada keluarga korban untuk menolak rencana pemberian nama Soeharto sebagai nama jalan Jl. Medan Merdeka.

Derita utama mereka, seperti juga saya, bukan soal ditinggal mati dan dampaknya ke kehidupan saat ini. Yang terberat adalah menggapai keadilan. Kematian korban-korban ini sewaktu-waktu dapat “dibalikkan” sebagai kematian sia-sia. Sebaliknya pelaku melenggang bebas bagai pahlawan.

Saya, dan para korban merasa dikhianati. Atau ibu-ibu lain yang kehilangan anak seperti saya, kehilangan suami atau bapaknya selama pemerintahan Soeharto. Boro-boro kasus selesai, pelakunya malah dirayakan! Soeharto adalah mantan Presiden RI yang mementingkan pribadi, keluarga, dan golongannya terutama memupuk kekayaan di atas kepentingan bangsa dan negara.

Era pemerintahannya diwarnai tindakan pelanggaran HAM berat. ABRI (nama TNI/Polri saat itu) dijadikan alat untuk melanggengkan kekuasaannya sehingga terjadi kekerasan negara dan banyak rakyat menjadi korban pelanggaran HAM berat.

Hasil penyelidikan Komnas HAM menunjukkan terjadinya pelanggaran HAM berat. Dari mulai pembantaian orang kiri atau yang dituduh komunis (65-66), Timor Timur (75-99), Tanjung Priok (84), Penembakan Misterius (82-85), Talangsari Lampung (89), 27 Juli (96), sampai penculikan dan pembunuhan mahasiswa (97-99).

Nah, sekali lagi saya mengajak Anda untuk menolak pemberian nama Soeharto untuk nama Jalan Medan Merdeka.

Últimas firmas

    Actualizaciones

    1. Alcanzadas 50 firmas

    Apoyos

    • raming daud INDONESIA
      • hace 10 meses

      Jikalau sudah diturunkan rakyat berarti itu ada masalah. Jadi kenapa di beri penghargaan? Keraslah pada penguasa tapi lembut pada rakyat jangan dibalik!

      REPORTAR SOBRE ESTE COMENTARIO:
    • Mohammad Alie. R MAKASSAR, INDONESIA
      • hace 10 meses

      Karna semua yg berbau Seoharto harus ditolak, sebelum dia bersama kroninnya diadili

      REPORTAR SOBRE ESTE COMENTARIO:
    • Gede Adnyana Bandesa TANGERANG SELATAN, INDONESIA
      • hace 10 meses

      kita bisa semerdeka ini berpendapat di social media takkan terjadi tanpa jasa Wawan dkk di masa reformasi

      REPORTAR SOBRE ESTE COMENTARIO:
    • muhith harahap INDONESIA
      • hace 10 meses

      soeharto punya segunung masalah saat menjabat presiden. tak layak dikenang dengan sebuah nama jalan

      REPORTAR SOBRE ESTE COMENTARIO:
    • Yohanes Indra INDONESIA
      • hace 10 meses

      Nama itu hanya akan mengingatkan kita pada kekejaman kemanusiaan yang tak kunjung terselesaikan. Tolak!

      REPORTAR SOBRE ESTE COMENTARIO:

    Desarrolla tus propias herramientas para ganar.

    Usa la API de Change.org para desarrollar tus propias herramientas de campaña. Descubre cómo empezar.