SBY dan Siti Noor Laila; Tuntaskan Kasus Wasior
  • Petitioned Susilo Bambang Yudhoyono

This petition was delivered to:

Presiden Republik Indonesia
Susilo Bambang Yudhoyono
Ketua Komnas HAM
Situ Noor Laila
Komisioner Komnas HAM
Nurkholish
Komisioner Bidang Pemantauan Komnas HAM
Siane Indriani

SBY dan Siti Noor Laila; Tuntaskan Kasus Wasior

    1. Zely Ariane
    2. Petition by

      Zely Ariane

      jakarta, Indonesia

Teman-teman, maaf ya jika foto petisi ini terlalu vulgar. Ini adalah foto Jan Ataribaba (42), seorang guru Sekolah Dasar YPK Tandi yang diciduk dan dianiaya di Polsek Wasior pada 27 Oktober 2001.

Semua berawal ketika masyarakat Wasior menuntut ganti rugi atas hak ulayat dari PT DMP, perusahaan pemegang Hak Pengusahaan Hutan, awal 2001. Selain ingin hutan tetap lestari, warga menilai proses penguasaan HPH itu tidak menghargai hak ulayat.

Akhir bulan Maret tahun itu, isu ganti rugi ulayat warga dari perusahaan itu berubah. Tiba-tiba saja warga dikagetkan oleh aksi “kelompok tidak dikenal bersenjata” yang menembak mati 3 orang karyawan perusahaan DMP.

Aparat menggelar operasi keamanan. Isunya separatisme. Suasana ini membuat masyarakat terpojokkan oleh peristiwa yang tak terkait tuntutan hak ulayat.

Warga setuju pelaku penembakan itu harus diadili. Tapi sayangnya, operasi aparat dilakukan berlebihan hingga menyasar seorang guru SD YPK, Jan Ataribaba. Jan hanya satu dari korban kasus Wasior. Menurut Komnas HAM, ada 4 kasus tewasnya warga. Ada 39 kasus luka-luka warga akibat kekerasan aparat termasuk yang mati disiksa di tahanan. Menurut Komnas HAM juga, seorang perempuan diperkosa.

Tepat 14 Juli ini, sembilan tahun sudah kasus Wasior menggantung sejak 14 Juli 2004. Tak ada kejelasan, apalagi keadilan. Baik kekerasan aparat terhadap warga, maupun tuntutan ganti rugi hak ulayat warga atas penguasaan HPH yang pada enam tahun kemudian, perambahan hutan di Wasior itu berakibat banjir bandang besar pada Oktober 2010. Lihat berita dan foto ini. Masih ingat kan? Jika anda lupa, telusuri saja lagi berita-berita saat itu.

Saya yakin, bencana mustahil terjadi jika pemerintah dan pengusaha ikut membela hak ulayat warga dari pengusahaan hutan Wasior demi kepentingan pebisnis.

Tapi saya belum putus asa. Saya tak ingin ada korban seperti Jan di masa depan. Saya ingin pegang komitmen Presiden Susilo Bambang Yudoyono (SBY) untuk membangun komunikasi konstruktif untuk solusi damai Papua.

Bagi saya, komitmen itu akan sulit alami kemajuan, bila kasus Wasior ini tak dituntaskan. Bila orang seperti Jan tak merasakan keadilan. Karena itulah saya memulai petisi untuk mengajak Anda untuk memberikan solidaritas bersama kawan-kawan yang bergabung dalam NAPAS.

Tuntutan petisi saya adalah

1) Menuntut Komnas HAM untuk mempertanyakan berkas Kasus Wasior ke Jaksa Agung yang sudah diserahkan pada 14 Juli 2004.

2) Menuntut Jaksa Agung agar menindaklanjuti hasil penyelidikan Komnas HAM atas kasus Wasior.

3) Menuntut Presiden Susilo Bambang Yudoyono, membuat keputusan untuk membentuk Pengadilan HAM untuk kasus ini.

Barangkali petisi ini tak bisa segera hadirkan keadilan, tapi setidaknya ia menunjukkan harapan kita tentang Papua yang adil.

 

Jakarta, 14 Juli 2013

Recent signatures

    News

    1. Reached 500 signatures

    Supporters

    Reasons for signing

    • Asbari Nurpatria Krisna HILVERSUM, NEGERI BELANDA, NETHERLANDS
      • 12 months ago

      Keadilan harus dilaksanakan, bukan hanya sebagai slogan.

      REPORT THIS COMMENT:
    • cahaya putera SUMENEP, INDONESIA
      • 12 months ago

      Rasa kemanusiaan dan proses hukum

      REPORT THIS COMMENT:
    • Alberto Ruiz BADAJOZ, SPAIN
      • 12 months ago

      They need Humans Rights in West Papua

      Necesitan Derechos Humanos en Papua Occidental

      REPORT THIS COMMENT:
    • windu simanjuntak PEKANBARU, INDONESIA
      • 12 months ago

      warga Indonesia dimana pun berada adalah makhluk Tuhan yang sempurna..

      REPORT THIS COMMENT:
    • djuni haryanto NGANJUK, INDONESIA
      • 12 months ago

      kita tunjukkan indonesia masa depan lebih beradab..

      REPORT THIS COMMENT:

    Develop your own tools to win.

    Use the Change.org API to develop your own organizing tools. Find out how to get started.