• Petitioned Humas Kementerian Lingkungan Hidup

This petition was delivered to:

Kementerian Lingkungan Hidup
Humas Kementerian Lingkungan Hidup
Penasihat Lingkungan Hidup Presiden RI
Emil Salim1
Penasehat Lingkungan Hidup Presiden RI
Emil salim2
Kementerian Lingkungan Hidup
Menteri Lingkungan Hidup

Batalkan Penghargaan Perusahaan Hijau untuk Lapindo!

    1. Petition by

      daus cak

      jakarta, Indonesia

Pada 3 Desember 2012, Kementerian Lingkungan Hidup memberikan penghargaan kepada PT Lapindo Brantas unit Wunut sebagai perusahaan ‘Hijau’. Padahal, masih segar di ingatan kita bersama mengenai tragedi semburan lumpur di Sidoarjo pada tahun 2006 silam.

 

“Huuuuuuuuuuu.” Teriakan protes para tamu yang hadir di Hotel Shangri-La, Jakarta, Senin(3/12/12) kala perwakilan PT Lapindo Brantas lapangan Wunut diminta naik ke panggung menerima penghargaan Proper Hijau.

 

Hari itu, Wakil Presiden, Budiono dan Menteri Lingkungan Hidup Balthasar Kambuaya, menyerahkan trophy Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (Proper) hijau dan emas kepada perusahaan-perusahaan yang menunjukkan kinerja pengelolaan lingkungan dengan baik. Ada sekitar 119 perusahaan meraih peringkat hijau, antara lain Arutmin Batu Licin, Berau Coal dan PT Lapindo Brantas.

 

Pemberian label ‘hijau’bagi perusahaan yang  kontroversial karena kasus lumpur Lapindo ini mendapat kritikan dari kalangan aktivis lingkungan. Bak anjing menggongong kafilah berlalu, KLH tampaknya tak mempedulikan protes itu. Padahal, tahun lalu, sebanyak 42 organisasi masyarakat sipil protes kepada Menteri LH atas pemberian peringkat berkategori baik terhadap perusahaan-perusahaan yang memiliki persoalan lingkungan hidup.

 

Tahun ini, kembali, Eksekutif Nasional Walhi, Selasa(11/12/12), mengirimkan surat kritikan dan protes kepada Menteri Lingkungan Hidup (LH). Walhi mendesak kepada Menteri LH menghentikan dan tidak melanjutkan Proper.

 

Abetnego Tarigan, Direktur Eksekutif Nasional Walhi mengatakan, keberatan dan protes atas Proper. Proper 2011-2012, kian menunjukkan penghargaan ini tidak bisa dijadikan alat mendorong perusahaan tidak merusak lingkungan.

 

“Sebaliknya, Proper telah menjadi alat bagi perusahaan untuk menutupi tindakan pencemaran dan pengrusakan lingkungan,”katanya di Jakarta, dalam bunyi surat kepada Menteri LH.

 

Dia mencontohkan, Lapindo Brantas, Inc, tahun 2008, KLH memberikan peringkat Biru kepada Lapindo Brantas Inc. Padahal, berdasarkan laporan audit BPK RI 2006-2007, semburan lumpur Sidoarjo berasal dari aktivitas pengeboran blok migas milik Lapindo Brantas, Inc.

 

Laporan audit ini menyebutkan,” aktivitas pemboran sumur eksplorasi BJP-1 meliputi kegiatan pemboran sumur, penanganan masalah-masalah sumur (well problems) seperti penangananloss,swabb, kickmaupunblowoutdan kegiatan lain  yang berkaitan dengan pemboran. Hasil pemeriksaan atas pelaksanaan kegiatan eksplorasi Sumur BJP-1 menemukan adanya beberapa indikasi kesalahan yang diduga memicu semburan lumpur Sidoarjo.” “Pemberian Proper tahun 2008  juga diprotes Walhi,” ucap Abetnego.

 

Lapindo Brantas Inc pun telah menggunakan Proper KLH sebagai barang bukti yang meringankan dalam menghadapi gugatan organisasi lingkungan hidup di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan tahun 2007. “Proper yang dikeluarkan KLH turut berperan membebaskan Lapindo Bratas untuk bertanggung jawab secara penuh menghentikan semburan lumpur Lapindo di Sidoarjo dan menghentikan semburan.”

 

Proper, kata Abetnego, digunakan sebagai alat penutup persoalan lingkungan oleh perusahaan. KLH dalam pemberian peringkat lebih berdasarkan kepada data yang diberikan perusahaan (swapantau) lewat RKL-RPL perusahaan bukan verifikasi mandiri atau independen. “Padahal Proper adalah produk resmi pemerintah, hingga memberikan dalih legal klaim kepada para perusahaan yang memiliki persoalan lingkungan hidup dan sosial.”

 

 

 

Sumber :http://www.mongabay.co.id/2012/12/11/walhi-kirimi-menteri-balthasar-surat-protes-proper-hijau-lapindo-brantas/#ixzz2Ensop6I3

 

Untuk itulah kami mendesak KLH untuk membatalkan penghargaan Perusahaan Hijau kapada Lapindo!

To:
Humas Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Lingkungan Hidup
Emil Salim1, Penasihat Lingkungan Hidup Presiden RI
Emil salim2, Penasehat Lingkungan Hidup Presiden RI
Menteri Lingkungan Hidup, Kementerian Lingkungan Hidup
Batalkan Penghargaan Perusahaan Hijau untuk Lapindo!

Sincerely,
[Your name]

Recent signatures

    News

    1. (21.12.2012) Acara Jalan Santai ke Kantor Kementerian Lingkungan Hidup

      daus cak
      Petition Organizer

      (21.12.2012) Acara Jalan Santai ke Kantor Kementerian Lingkungan Hidup

      Pada awal Desember 2012, Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) memberikan penghargaan perusahaan ‘Hijau’ bagi Lapindo Brantas unit Wunut.

      Masih ingat kasus lumpur di Sidoarjo?

      Ingin kasus semburan lumpur di Sidoarjo dapat diselesaikan secara lebih adil bagi korban?

      Ingin ada rehabilitasi lingkungan hidup di Porong, Sidoarjo dilakukan?

      Memang mungkin Lapindo Brantas unit Wunut tidak ada kaitannya secara langsung dengan semburan lumpur di Sidoarjo. Namun pemberian penghargaan itu berpotensi digunakan untuk menghilangkan kasus semburan lumpur di Sidoarjo dari ingatan dan pantauan publik. Jika kasus semburan lumpur di Sidoarjo telah hilang dari ingatan dan pantauan publik maka, sangat sulit diharapkan penyelesaian kasus itu akan lebih adil. Sulit pula muncul kebijakan untuk merehabil

    2. Reached 250 signatures

    Supporters

    Reasons for signing

    • singgih prayogo PAMULANG, INDONESIA
      • 12 months ago

      Ini serius ya, pada kemana otak orang2 ini...

      REPORT THIS COMMENT:
    • Krishna Chang SURABAYA, INDONESIA
      • about 1 year ago

      kapitalis perusak lingkungan koq dikasih penghargaan? dibayar berapa situ sama bakrie?

      REPORT THIS COMMENT:
    • luky puji PASURUAN, INDONESIA
      • about 1 year ago

      Karena akibat lumpur lapindo ekosistem dan populasi tumbuhan maupun hewan jadi rusak.

      Manusia pun terkena dampaknya yang sangat fatal.

      REPORT THIS COMMENT:
    • Ratna Sarumpaet INDONESIA
      • about 1 year ago

      Karena LAPINDO dalam konteks Lumpur Panas Porong, Sidoarjo, adalah Perusahaan PERUSAK LINGKUNGAN TERBURUK sepanjang sejarah Republik Indonesia

      REPORT THIS COMMENT:
    • Abdullah Alamudi JAKARTA SELATAN, INDONESIA
      • about 1 year ago

      Keputusan Menteri Lingkungan Hidup untuk memberikan penghargaan itu kepada Lapindo, betul-betul absurd. Tidak masuk akal. Keputusan itu menunjukkan bahwa Menteri Lingkungan Hidup tidak berempati pada penderitaan rakyat korban Lapindo. Penganugrahan penghargaan itu juga menujukkan bahwa Menteri Lingkungan Hidup mengkhianati missi kementeriannya.

      REPORT THIS COMMENT:

    Develop your own tools to win.

    Use the Change.org API to develop your own organizing tools. Find out how to get started.