• Petitioning Susilo Bambang Yudhoyono

This petition will be delivered to:

Presiden Republik Indonesia
Susilo Bambang Yudhoyono
Presiden & Wakil Presiden terpilih Republik Indonesia
Joko Widodo & Jusuf Kala

Pak Jokowi dan Pak JK; Tuntaskan Ujian Sejarah Bangsa Pak SBY #10thnMunir

    1. Suciwati Munir
    2. Petition by

      Suciwati Munir

      Bekasi, Indonesia

Bapak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono,

Apa kabar di hari-hari akhir pemerintahan Anda? Masihkah memegang janji untuk mengungkap dalang pelaku pembunuhan suami saya, Munir? Sepuluh tahun lalu Anda berkata “Kasus Munir adalah 'test of our history'.” Ujian sejarah kita. Sejarah bangsa Republik Indonesia.

Di ujung pemerintahan Anda yang kedua ini saya ingatkan lagi bahwa saya bersama korban pelanggaran HAM berat berdiri diam setiap Kamis sore selama sewindu lebih di depan istana megah Anda, bersama ratusan surat yang kami antarkan ke Istana. Agar Anda ingat dan berani.

Menuntaskan perkara yang Anda janjikan saja tidak 'berhasil' apalagi yang lainnya. Sungguh yang Anda wariskan hanyalah hutang pada generasi anak bangsa, hutang sejarah pelanggaran HAM dan kekebalan hukum penjahat kemanusiaannya.

Bapak Presiden,

Indonesia kini memiliki Presiden baru yaitu Joko Widodo dan Wakilnya Jusuf Kalla, wakil presiden era pertama pemerintahan Anda yang pasti tahu janji Anda. Oktober ini mereka dilantik menggantikan Anda. Jika memang Anda tidak lagi meyakini kemampuan kepresidenan Anda, maka saya ingin langsung menempatkan warisan yang tidak pernah Anda selesaikan ini, saya tagihkan kepada mereka.

Saya sadar, dalang pembunuh Munir bukan orang biasa. Bukan orang yang luar biasa. Tapi sangat luar biasa. Barangkali pembunuh itu bisa mempengaruhi begitu banyak petinggi kekuasaan sehingga dirinya tak tersentuh oleh hukum. Itu tidak melemahkan saya dan kawan-kawan yang mencintai Munir. Tidak sedikit pun membuat kami mundur demi memperjuangkan keadilan untuk Munir.

Keadilan itu menjadi keadilan yang tak terpisahkan dengan keadilan bagi para korban pelanggaran HAM berat masa lalu. Kami prihatin karena tak satu pun perkara ini dapat Anda selesaikan. Yang kita lihat saat ini akan dicatat oleh sejarah, tentu bukan dengan tinta emas.

 

Sekarang, saya beralih kepada Bapak Presiden terpilih Ir. Joko Widodo, dan Bapak Wakil Presiden terpilih Jusuf Kalla. Saya ingin berbagi  kerinduan, betapa saya dan rakyat Indonesia merindukan presiden dan wakil yang berani. Berani bertindak menuntut pelanggar HAM berat ke pengadilan.

Ini bukan mengungkit luka. Ini untuk  penyembuh luka sejarah bangsa kita. Kami butuh lilin penerang untuk masa depan. Pemimpin yang meluruskan sejarah kelam agar itu tak terjadi lagi. Peradaban, dimulai dari pemberani yang melakukan perubahan menjadi lebih baik. Andakah itu Pak Jokowi dan Pak JK?

Kami seluruh anak bangsa ini sungguh-sungguh  merindukan sosok itu ke depan. Saya menunggu dengan sepenuh cinta untuk perubahan negeri ini menjadi lebih baik.

Salam dari saya orang biasa, seorang perempuan, seorang ibu, seorang istri yang dipisahkan dari suaminya dengan cara yang menginjak perikemanusiaan bangsa kita, Republik Indonesia.

 

22 Agustus 2014

 

Suciwati

Recent signatures

    News

    1. Reached 10,000 signatures

    Supporters

    Reasons for signing

    • Kristian Lelono INDONESIA
      • 5 days ago

      Masih ada harapan, ketika Presiden Baru dilantik, Janjinya akan penuntasan Kasus ini .

      Menjadi penting Karena Kami tidak ingin selalu di beri janji , 20 Oktober 2014 hanya awal kinerja nya untuk 5 tahun kedepan adalah harap-harap Cemas Kami Rakyat yang menanti.

      REPORT THIS COMMENT:
    • MADARA NOKIYEM INDONESIA
      • 5 days ago

      Pengen ngeliat jokowi ngebuktiin omongannya, bahwa dia bisa juga tegas!!

      REPORT THIS COMMENT:
    • MADARA NOKIYEM INDONESIA
      • 5 days ago

      Kalo bukan presiden terpilih, lantas siapa lagi ?

      REPORT THIS COMMENT:
    • Indah Azzahra SENGATA, INDONESIA
      • 10 days ago

      menuntut realisasi keadilan di negara ini

      REPORT THIS COMMENT:
    • fery barito PUYUNG LOMBOK TENGAH INDONESIA, INDONESIA
      • 13 days ago

      Solidaritas ...

      REPORT THIS COMMENT:

    Develop your own tools to win.

    Use the Change.org API to develop your own organizing tools. Find out how to get started.