Menhan & Rektor Unhan Harus Batalkan Pemecatan Al Araf
  • Petitioned Dr. Syarifudin Tippe, M.Si

This petition was delivered to:

Universitas Pertahanan Indonesia
Dr. Syarifudin Tippe, M.Si
Kementerian Pertahanan Republik Indonesia
Purnomo Yusgiantoro
Presiden Republik Indonesia
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono
Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan
Djoko Suyanto

Menhan & Rektor Unhan Harus Batalkan Pemecatan Al Araf

    1. Puri Kencana Putri
    2. Petition by

      Puri Kencana Putri

      Jakarta, Indonesia

Sebagai teman dan kolega, saya amat menyesalkan keputusan sepihak Rektorat Universitas Pertahanan (Unhan) untuk memberhentikan Al Araf dari struktur pengajar Unhan Program Studi Manajemen Pertahanan. Al Araf yang juga menjabat Direktur Program Imparsial, dikenal luas sebagai figur muda pemerhati isu reformasi sektor keamanan dan hak asasi manusia.

Inisiatif ini selain upaya untuk memberi dukungan moriil kepada Al Araf, juga bertujuan untuk  menggalang penolakan rencana pembelian 100 Main Battle Tank (MBT) Leopard dari Pemerintah Jerman, yang akan dilakukan Indonesia dalam waktu dekat.

Komitmen Al Araf pada sektor keamanan dan pertahanan Indonesia diwujudkan dengan bergabung menjadi staf pengajar Unhan. Ruang akademik menjadi kontestasi gagasan yang digunakan Al Araf dalam mengarusutamakan konsep reformasi sektor keamanan. Tak heran jika Al Araf hadir sebagai figur muda yang memiliki kritik pedas praktik kebijakan keamanan di Indonesia.

Perihal pemecatan yang dilakukan di tengah gencarnya kampanye penolakan Al Araf dan Koalisi Masyarakat Sipil untuk Reformasi Sektor Keamanan pada rencana pembelian sejumlah Main Battle Tank (MBT) Leopard asal Jerman oleh Pemerintah Indonesia, menjadi indikasi terkuat. Penolakan tersebut tentu tidak dilakukan sembarangan. Ada pemantauan, penelitian dan rasionalisasi yang dilakukan untuk menimbang bobot akuntabilitas HAM TNI, efisiensi alutsista dengan geografi perbatasan Indonesia (baca: Kalimantan dan Papua), hingga urusan pendanaan dalam pembelian MBT Leopard yang simpang siur.


Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro bahkan pernah memperingatkan Al Araf melalui Rektor Universitas Pertahanan perihal argumentasi penolakan Al Araf atas rencana pembelian enam pesawat jet tempur Sukhoi jenis SU-30 MK2.

Dalam Perencanaan Pertahanan Indonesia (2010-2029) oleh Kementerian Pertahanan di tahun 2007, tidak pernah disebutkan kebutuhan dan pengadaan MBT Leopard. Selain itu, TNI sebagai institusi pertahanan nasional masih memiliki banyak kelemahan. Praktik kekerasan, penyiksaan dan pelanggaran HAM lainnya tidak pernah diaudit terbuka. Impunitas menjadi karakter institusi ini. Hingga praktik bisnis militer tetap diterapkan secara diam-diam.

Pembelian 100 MBT Leopard hanya akan menambah panjang daftar masalah yang belum diselesaikan TNI. 

Pilihan menggalang opini melalui siaran pers, diskusi publik dan menulis opini di harian nasional sebagaimana yang kerap dilakukan Al Araf adalah hal lumrah dan sehat. Kebebasan berekspresi dan membangun publik terdidik dengan cara-cara cerdas harus tetap dirawat.

Pemecatan Al Araf dari salah satu institusi pendidikan yang baru dirintis di bawah tubuh Kementerian Pertahanan adalah wujud anti kritik Rektorat Unhan bahkan Kementerian Pertahanan atas pandangan masyarakat sipil. Karena itu harus dibatalkan.

Mari dukung Al Araf dan Koalisi Masyarakat Sipil untuk Reformasi Sektor Keamanan untuk tetap menolak rencana pembelian pembelian Main Battle Tank (MBT) Leopard dari Pemerintah Jerman, dengan ikut mengisi dan menyebarkan petisi ini.

Recent signatures

    News

    1. Reached 100 signatures
    2. Decision-maker Al Araf responds:

      Al Araf

      dukung al araf!


    3. Reached 25 signatures

    Supporters

    Reasons for signing

    • agung anggara BANDUNG, INDONESIA
      • about 2 years ago

      merusak reputasi unhan

      REPORT THIS COMMENT:
    • Muhammad Chairul Basyar JAKARTA, INDONESIA
      • about 2 years ago

      Government don't make the defence needs of Indonesia as a profitable business to certain groups

      REPORT THIS COMMENT:
    • alfa Net DENPASAR, INDONESIA
      • about 2 years ago

      Indonesia still need him

      REPORT THIS COMMENT:
    • Ki Agoes Mim Saudi MALANG, INDONESIA
      • about 2 years ago

      seharusnya Rektorat Universitas Pertahanan (Unhan) harus bisa bersikap bijaksana tanpa mengkerdilkan kebebasan berpendapat dimuka umum sesuai yang diamanatkan oleh UUD 1945 pasal 28 E butir ke 3 yaitu setiap orang berhak atas kebebasan berserikat,berkumpul dan mengeluarkan pendapat dan hal ini di perkuat dengan pasal 28 I Butir ke 3 yaitu setiap orang berhak bebas dari perlakuan yang bersifat diskriminatif atas dasar apapun dan berhak mendapatkan perlindungan terhadap perlakuan yang bersifat diskriminatif itu.

      REPORT THIS COMMENT:
    • Papuan Israel JAYAPURA, INDONESIA
      • about 2 years ago

      Harus batalkan pembelian pembelian MBT Leopard, Karena NGO mencacat Indonesia mengunakan alat perang yang paling banyak melanggar HAM

      REPORT THIS COMMENT:

    Develop your own tools to win.

    Use the Change.org API to develop your own organizing tools. Find out how to get started.